Minggu, 21 Jun 2026 02:17 WIB

Ronny Siswanto Siap Gantikan Mas Abu jadi Wali Kota Kediri, Ini Modalnya

  • Penulis : Yanuar Dedy
  • | Selasa, 30 Jan 2024 11:48 WIB
Ketua DPD PSI Kota Kediri Ronny Siswanto, sosok yang bermimpi jadi wali kota. (Foto: Yanuar Dedy/jatimnow.com)
Ketua DPD PSI Kota Kediri Ronny Siswanto, sosok yang bermimpi jadi wali kota. (Foto: Yanuar Dedy/jatimnow.com)

jatimnow.com - Pemilihan Wali Kota Kediri 2024 memang masih cukup jauh. Wajar jika sejumlah tokoh yang berniat maju masih malu-malu, kecuali Ronny Siswanto.

Bisa jadi dia satu-satunya sosok yang sudah secara terang-terangan menyatakan keinginannya maju menjadi calon Wali Kota Kediri.

Baca Juga: Jelang Lebaran, Mbak Vinanda Minta Jalan Rusak di Kota Kediri Segera Diperbaiki

Ronny Siswanto bukan nama asing di Kota Tahu. Bos LPG bergaya nyentrik itu memiliki jiwa sosial yang tinggi. Berparas oriental, dia juga kerap mencuri perhatian dengan mobil mewahnya, Porsche.

Lulusan SMA Katolik Santo Augustinus Kota Kediri itu juga diketahui dekat dengan para ulama, seperti Muhammad Abdurrahman Al Kautsar (Gus Kautsar) dan Muhammad Iqdam Kholid (Gus Iqdam). Bukan karena pencitraan dan gimmick politik, dia cukup akrab dengan kehidupan pondok pesantren karena ayahnya yang merupakan santri Al Falah Ploso, Mojo.

Niat Ronny menjadi Wali Kota Kediri memang sudah muncul sejak lama. Tapi baru awal Januari lalu, penghobi basket itu secara terang-terangan mengumumkan ke masyarakat. Dia memasang baliho segede gaban di depan Memorial Park Kota Kediri; Resolusi 2024, Mimpi jadi Wali Kota Kediri.

“Iya mimpinya jadi wali kota. Sudah (teguh). Kan saya kampanye, bahasanya kenalan lah kan sudah tiga tahun ini,” ujar pria yang kini menjabat sebagai Ketua DPD (Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kota Kediri itu kepada jatimnow.com, pada Selasa (30/1/2024).

Bagi Ronny, wali kota bukanlah sebuah pekerjaan. Ini lebih dari sekadar panggilan hati, dia ingin membantu lebih banyak masyarakat. Sebagai pengusaha, Ronny mengaku sudah cukup. Kini, katanya, dia ingin lebih bermanfaat untuk orang lain.

“Kalau bicara alasan, setengah filosofis ya, karena waktu. Karena saya itu punya banyak waktu, saya sudah tidak berfikir bisnis. Jadi bagaimana caranya di sisa umur ini bisa bermanfaat untuk orang lain,” jelasnya.

Terkait program, Ronny mengaku memegang prinsip berkelanjutan. Sebagai bagian dari Indonesia Maju, secara umum dia ingin menyempurnakan program yang sudah berjalan baik di Kota Kediri.

Baca Juga: Wali Kota Kediri Minta Pembentukan Koperasi Merah Putih Tidak Asal-asalan

“Kita akan menampung aspirasi masyarakat juga, seumpamanya kalau saya lebih ke arah internal saya saja. Dalam arti umpama jadi wali kota otomatis harus membenahi sistem pemerintahan saya,” kata Ronny.

“Saya bukan omong kurang tapi penyempurnaan. Mungkin, mungkin ada beberapa temen-temen lurah yang tidak selalu ada di tempat, bagaimana caranya, umpama masyarakat butuh apa-apa terus tidak ada, bagaimana kalau butuh tanda tangan contohnya, saya juga tidak omong semuanya terkadang kita (perlu) lebih disiplinkan. Lebih ke penyempurnaan internal untuk kebutuhan masyarakat,” tambah Ronny.

Ini juga bagian dari dia menghargai terdahulunya. Dia juga berharap bisa meninggalkan program yang baik kelak, yang bisa jadi legacy dan diteruskan pemimpin berikutnya.

“Kalau saya jadi wali kota, Prodamas (Program Pemberdayaan Masyarakat dari Mas Abu) tetap ada, lebih kita sempurnakan lagi. Dan namanya juga tetap Prodamas saya tidak akan ganti,” tegas Ronny.

Baca Juga: Terpilih Jadi Ketum PSI Periode 2025-2030, Kaesang Bawa PSI dengan Logo Baru

Namun, dia juga memiliki sejumlah program dari gagasan pribadinya. Di antaranya, subsidi beras untuk warga di segmen menengah dan menengah ke bawah menjadi Rp7.000 per kilogram. Mengingat kebutuhan pokok ini, harganya terus melambung hingga menyentuh angka Rp14.000.

Saat ini, dia sudah mencoba program itu. Per Minggu sekali dia menggelontor 2 ton beras untuk warga. Dia yakin itu bukan hal yang sulit untuk diwujudkan, tinggal bagaimana dia meramu sistem yang tepat.

“Sekarang mumpung saya belum jadi wali kota saya akan berusaha merealisasikannya,” terangnya. Dia juga akan membuat Warung Njogo, yang menjual kebutuhan lainnya seperti minyak dan gula bersubsidi.

Saat ini Ronny Siswanto bersama DPD PSI Kota Kediri tengah fokus untuk Pemilu 2024. Melalui punggawa berjiwa muda yang kreatif dan bekerja keras untuk rakyat, dia optimis mampu meraih banyak suara pada 14 Februari nanti.

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.