Kamis, 18 Jun 2026 10:49 WIB

Mengintip Aktivitas Petugas Siapkan Makanan untuk Penghuni di Dapur Lapas Kediri

Aktivtas di dapur Lapas Kediri. (Foto: Lapas Kediri for jatimnow.com)
Aktivtas di dapur Lapas Kediri. (Foto: Lapas Kediri for jatimnow.com)

jatimnow.com - Makanan menjadi salah satu hak para tahanan maupun narapidana yang hidup di balik penjara. Dari dapur lapas, para petugas menyiapkan makanan olahan yang layak untuk para penghuni lapas.

Demikian pula di Lapas Kediri, petugas bersama 12 warga binaan pilihan menyiapkan makanan yang tak sekadar enak untuk para tahanan maupun narapidana di Lapas Kediri. Mereka juga memperhatikan gizi dari makanan tersebut.

Baca Juga: Foto: Salat Idul Adha di Lapas Kediri

Setiap hari, sekitar pukul 03.00 WIB, mereka mulai menyiapkan sarapan pagi untuk 850-900 penghuni. Istirahat sebentar saja, mereka lanjut menyiapkan makan siang dan makan malam. Total mereka memasak 318 kilogram beras per harinya.

Setiap harinya mereka menyajikan lauk yang beragam, baik ayam hingga daging yang diolah dengan sayur yang lezat. Mereka juga memberikan ekstra berupa buah dan kolak.

Di dapur ini, Lapas Kediri mengedepankan kebersihan. Mereka juga memiliki standar soal rasa dan porsi makan yang cukup.

Baca Juga: 365 Warga Binaan Lapas Tulungagung Diusulkan Terima Remisi Lebaran

"Lapas Kediri senantiasa berkomitmen dalam menjaga kualitas makanan bagi warga binaan pemasyarakatan sesuai dengan standar atau ketentuan yang berlaku. Standar kualitas ini mencakup dari segi kebersihan/higinis, rasa, dan porsi makanan," ujar Kepala Lapas Kediri M Hanafi, Senin (29/1/2024).

"Tak lupa, petugasnya pun sudah dibekali diklat, yaitu diklat penjamah makanan, dan juga sudah dapat sertifikat yaitu pengelolaan jasa makanan," tambahnya. Dapur ini juga memiliki sertifikat higinis yang terus diperbarui setiap tiga bulan.

Baca Juga: Melihat Keceriaan Warga Binaan Lapas Tulungagung Saat Berbuka Bersama Keluarga

Untuk mekanisme pelaksanaan pengolahan makanan, Lapas Kediri juga memiliki SOP, mulai dari permintaan data jumlah penghuni, lalu permintaan bahan makanan hingga pembersihan dapur dan alat makan.

"Semua proses bagi kami sangatlah penting, namun kuncinya adalah sebelum pendistribusian makanan nanti akan dicek kembali oleh petugas, dicicip oleh petugasnya, kalau dinyatakan makanan tersebut layak dan rasa pas untuk dimakan maka akan langsung didistribusikan kepada warga binaan untuk disantap," tandasnya.

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.