Gubernur Khofifah Beri Opsi Gedung Sekolah untuk TPS, Antisipasi Puting Beliung
- Penulis : Gerhana
- | Minggu, 28 Jan 2024 11:02 WIB
jatimnow.com - Beberapa daerah di Jawa Timur mulai menghadapi musim penghujan. Potensi bencana alam yang dapat terjadi sewaktu-waktu diharapkan tidak sampai mengganggu kelancaran jalannya Pemilu 2024.
Penggunaan tenda untuk Tempat Pemungutan Suara (TPS) diperkirakan masih menjadi pilihan bagi penyelanggara Pemilu 2024, termasuk di Jawa Timur.
Baca Juga: Audit Sampah Ungkap Sachet Kuasai Limbah Rumah Tangga Batu
Menanggapi hal itu, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengatakan, tidak menutup kemungkinan daerah rawan bencana untuk tidak menggunakan tenda untuk TPS. Opsi lainnya, yakni menggunakan gedung-gedung milik pemerintah seperti sekolah-sekolah, dan lainnya.
Namun, hal itu masih harus dikombinasikan lebih lanjut dengan pihak-pihak terkait, seperti penyelenggara pemilu, dan pemerintah daerah kota/ kabupaten.
Baca Juga: Pemuda Mojokerto Lompat dari Jembatan Cangar Batu, Ini Dugaan Motifnya
"Kalau misalnya cukup dengan kelas-kelas di sekolah, bagus juga, nanti juga saya komunikasikan, khawatir juga hujan dan angin puting beliung," kata Khofifah pada Sabtu (27/1/2024).
Meski begitu, penggunaan tenda untuk TPS dalam penyelenggaraan Pemilu 2024 masih dilakukan.
Baca Juga: Mikutopia, Destinasi Wisata Alternatif di Kota Batu
"Di beberapa titik memang pakai tenda, karena untuk bisa memberikan ruang untuk para pemilih, saksi dan seterusnya," katanya.
Editor : Zaki Zubaidi