Senin, 15 Jun 2026 05:18 WIB

1.409 Wanita di Trenggalek jadi Janda Tahun 2023

Suasana di Kantor Pengadilan Agama Trenggalek. (Foto: Bramanta Pamungkas/jatimnow.com)
Suasana di Kantor Pengadilan Agama Trenggalek. (Foto: Bramanta Pamungkas/jatimnow.com)

jatimnow.com - Angka perceraian di Kabupaten Trenggalek pada tahun 2023 mengalami peningkatan dibanding tahun sebelumnya. Paling banyak mengajukan gugatan perceraian dari pihak istri kepada suami.

Panitera Pengadilan Agama (PA) Kabupaten Trenggalek, Hidayatullah mengatakan, pada 2022 lalu jumlah perceraian di Kabupaten Trenggalek berkisar 900 kasus. Sedangkan di tahun 2023 angka perceraian di Kabupaten Trenggalek tembus 1.409 kasus.

Baca Juga: Bank Jatim Salurkan CSR ke Trenggalek Berupa Floor Projector Highlight

"Jika dibandingkan tahun sebelumnya memang ada peningkatan jumlah kasus perceraian di Kabupaten Trenggalek," ujarnya, Jumat (26/1/2024).

Berdasarkan data dari 1.409 kasus perceraian, ternyata didominasi oleh pihak istri yang mengajukan gugatan cerai kepada suami. Adapun jumlahnya mencapai 984 kasus. Sedangkan untuk penggugat dari pihak suami sebanyak 425 kasus.

"Mayoritas penggugat merupakan pihak perempuan," tuturnya.

Baca Juga: JLS di Tulungagung Telah Rampung Pembangunannya, Tiga Kabupaten Sudah Terhubung

Tingginya kasus perceraian ini disebabkan oleh beberapa faktor. Mulai dari permasalahan ekonomi, tidak adanya hubungan harmonis, hingga kedatangan pihak ketiga yakni keluarga atau perselingkuhan.

“Antara suami atau istri yang mengajukan gugatan cerai, memiliki faktor yang hampir sama dalam mengajukan gugatan perceraian,” paparnya.

Baca Juga: Penutupan Jalan Utama Tulungagung - Trenggalek Tertunda, Ini Alasannya

Hidayatullah juga menambahkan bahwa selain faktor tersebut, juga ada faktor penyebab kriminal. Dimana pihak suami atau istri terjerat masalah hukum. Selain itu, juga ada yang disebabkan karena berbeda pilihan politik.

“Setiap tahun politik pasti ada pengajuan gugatan cerai yang disebabkan karena beda pilihan,” pungkasnya.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.