Senin, 15 Jun 2026 07:14 WIB

Ketika Koruptor Dibandingkan Pencuri Ayam Bu Kades di Bojonegoro

Anggota Komisi III DPR RI Didik Mukrianto. (Foto: Misbahul Munir/jatimnow.com)
Anggota Komisi III DPR RI Didik Mukrianto. (Foto: Misbahul Munir/jatimnow.com)

jatimnow.com - Kasus kakek Suyatno (58) di Bojonegoro yang diseret ke pengadilan karena dituding mencuri ayam milik Bu Kades Pandantoyo Siti Kholifah menyita perhatian masyarakat.

Anggota Komisi III DPR RI Didik Mukrianto menilai fenomena ini membuat publik tidak percaya dengan aparat penegak hukum yang nampak tebang pilih. Tajam ke bawah tapi tumpul ke atas.

Baca Juga: Perkuat Pasokan Gas Nasional, PGN SOR III Kunjungi JTB Bojonegoro

Pasalnya, banyak kasus korupsi di Kota Migas yang menumpuk di meja kerja para aparat penegak hukum. Namun justru hanya perkara maling ayam yang justru diadili.

Politisi Partai Demokrat itu menegaskan, dalam penegakan hukum harus dilaksanakan secara independen dan transparan, tidak tebang pilih serta tidak pandang bulu. 

Baca Juga: Hari ke 4 Lebaran, Jalur Babat–Bojonegoro Macet di Simpul Tugu Wingko

"Kita ketahui bersama bahwa negara kita ini negara hukum, yang demokratis. Maka hukum harus menjadi panglima,” kata Didik, Kamis (25/1/2024)

Diterangkan Didik dalam sebuah perbandingan antara penanganan kasus maling ayam dengan kasus korupsi tentu tidak sebanding. Sehingga perlu ada pendekatan lain untuk menegakkan hukum.

Baca Juga: Terungkap, Ini Biang Kerok Kelangkaan Gas LPG 3 Kg di Bojonegoro

Baginya yang terpenting adalah jangan sampai keadilan di negara ini tercederai.

“Yang maling ayam dihukum, tapi yang maling uang negara tidak dihukum. Jangan cederai keadilan di negeri ini. Inilah yang kami dorong dan kami (di Komisi III) konsen untuk itu. Kalau perlu itu (pelaku korupsi) dihukum seberat-beratnya,” pungkas wakil rakyat dari Dapil Bojonegoro-Tuban ini.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.