Minggu, 14 Jun 2026 10:52 WIB

Sisi Mistis Ayam Jago Bu Kades di Bojonegoro yang Dicuri Warganya

Kepala Desa Pandantoyo Siti Kholifah. (Foto: Misbahul Munir/jatimnow.com)
Kepala Desa Pandantoyo Siti Kholifah. (Foto: Misbahul Munir/jatimnow.com)

jatimnow.com - Gara-gara diduga mencuri ayam jago milik Bu Kades Pandantoyo Siti Kholifah, Suyatno (58) harus menjalani persidangan di Pengadilan Negeri (PN) Bojonegoro. Apa sih keistimewaan ayam itu sampai buntut perkaranya jadi panjang?

Kholifah menceritakan, ayam jago itu langka. Didapatnya sewaktu mencalonkan diri sebagai Kepala Desa Pandantoyo, Kecamatan Temayang, Kabupaten Bojonegoro pada tahun 2022 yang lalu.

Baca Juga: Perkuat Pasokan Gas Nasional, PGN SOR III Kunjungi JTB Bojonegoro

"Ayam itu ada sejarahnya dan tidak mudah mendapatkan ayam seperti itu," ujar Kholifah saat ditemui wartawan di Kantor Desa Pandantoyo, Kamis (25/1/2024).

Ia mendapatkan ayam tersebut dari guru spiritualnya pada saat akan mencalonkan diri maju sebagai kepala desa. Prosesnya panjang dan tidak mudah. Ayam jago itu sudah mati.

Baca Juga: Hari ke 4 Lebaran, Jalur Babat–Bojonegoro Macet di Simpul Tugu Wingko

"Tiba-tiba ayam itu masuk dalam rumah dan bertarung hingga salah satu jalunya (taji) lepas. Dan sampai saat ini masih saya simpan itu (taji ayam)," ulasnya.

Adapun ciri-ciri ayam jago tersebut, lanjut Kholifah, memiliki warna merah hitam. Panjang taji yang berbeda antara kaki kanan dan kiri, tubuh yang besar gagah dan memiliki suara yang nyaring namun bertempo pendek.

Baca Juga: Terungkap, Ini Biang Kerok Kelangkaan Gas LPG 3 Kg di Bojonegoro

"Pokoknya ayam itu beda dengan ayam pada umumnya. Ibarat mau dibeli berapa pun tidak saya lepas. Terlepas apa pun itu, yang jelas ini soal kepercayaan dan adat orang Jawa atau masyarakat sini," tambahnya.

Diberitakan sebelumnya, Kholifah mengakui perkara pencurian itu sebelumnya sudah ada upaya untuk diselesaikan secara kekeluargaan. Namun terdakwa Suyatno justru menolak lantaran merasa tidak melakukan perbuatan itu.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.