Rabu, 22 Jul 2026 05:14 WIB

Cak Imin Kampanye di Tulungagung Janji Slepet Importir Pangan Asing

Cawapres nomor urut 01, Muhaimin Iskandar saat berkampanye di Tulungagung. (Foto: Bramanta Pamungkas/jatimnow.com)
Cawapres nomor urut 01, Muhaimin Iskandar saat berkampanye di Tulungagung. (Foto: Bramanta Pamungkas/jatimnow.com)

jatimnow.com - Calon Wakil Presiden (Cawapres) nomor urut 01, Muhaimin Iskandar membuat kontrak politik bersama pembudidaya ikan air tawar saat berkampanye di Desa Wates, Kecamatan Sumbergempol, Kabupaten Tulungagung. Cak Imin, berkomitmen menjamin produksi pakan hingga jual beli ikan terjamin, bebas dari importir asing,

Pembudidaya ikan air tawar di Kabupaten Tulungagung merupakan salah satu basis produksi terbesar pasokan pangan nasional. Maka dari itu, Cak Imin akan memastikan penyediaan infrastruktur khusus pakan ikan air tawar serta tata kelola jual beli hasil ikan air tawar.

Baca Juga: Dugaan Korupsi Kanjengan, Mantan Bupati Tulungagug Maryoto Diperiksa Kejaksaan

“Kami telah membuat kontrak politik bersama pembudidaya ikan air tawar. Insyallah jika kami terpilih, kami akan memastikan dari hilir menuju hulu, dari produksi hingga ke konsumen, pembudidaya ikan air tawar lokal untung,” ujarnya, Kamis (25/01/2024).

Cak Imin juga tidak mau berkompromi dengan permainan importir yang menguntungkan negera asing. Pihaknya akan menguatkan produksi dalam negeri, sehingga para pembudidaya ikan, petani hingga nelayan dalam negeri bisa mendapatkan untung, dalam menyuplai kebutuhan pangan nasional.

Baca Juga: Sensus Ekonomi di Tulungagung Sudah Capai 45 Persen, Bulan Depan Rampung

“Adanya saingan importir pangan dari negara lain, ini harus di‘slepet’ atau dihentikan. Kami akan berupaya dengan sekuat tenaga, agar pangan nasional bisa disuplay dan diproduksi oleh petani dan pembudidaya ikan lokal,” paparnya.

Pasangan Calon Presiden (Capres) Anies Baswedan itu juga mencontohkan terkait suplai konsumsi jamaah haji Indonesia. Selama ini, seluruh konsumsi jamaah haji Indonesia, itu dinikmati oleh pengusaha luar negeri. Padahal dengan jumlah 250 juta jamaah haji Indonesia, uang yang dikeluarkan untuk kebutuhan konsumsi bisa sangat bernilai jika digarap oleh pengusaha lokal.

Baca Juga: 88 Persen SD di Tulungagung Gagal Penuhi Pagu Saat SPMB

“Saya berharap, nantinya Menteri Agama yang baru memiliki bargaining posision, sehingga kebutuhan konsumsi jamaah haji Indonesia bisa disuplay oleh pengusaha lokal,” pungkasnya.

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.