Sabtu, 06 Jun 2026 19:10 WIB

Cak Imin Kampanye di Tulungagung Janji Slepet Importir Pangan Asing

Cawapres nomor urut 01, Muhaimin Iskandar saat berkampanye di Tulungagung. (Foto: Bramanta Pamungkas/jatimnow.com)
Cawapres nomor urut 01, Muhaimin Iskandar saat berkampanye di Tulungagung. (Foto: Bramanta Pamungkas/jatimnow.com)

jatimnow.com - Calon Wakil Presiden (Cawapres) nomor urut 01, Muhaimin Iskandar membuat kontrak politik bersama pembudidaya ikan air tawar saat berkampanye di Desa Wates, Kecamatan Sumbergempol, Kabupaten Tulungagung. Cak Imin, berkomitmen menjamin produksi pakan hingga jual beli ikan terjamin, bebas dari importir asing,

Pembudidaya ikan air tawar di Kabupaten Tulungagung merupakan salah satu basis produksi terbesar pasokan pangan nasional. Maka dari itu, Cak Imin akan memastikan penyediaan infrastruktur khusus pakan ikan air tawar serta tata kelola jual beli hasil ikan air tawar.

Baca Juga: Peringatan Hari Raya Waisak di Tulungagung, Ajak Umat Bersumbangsih Untuk Negeri

“Kami telah membuat kontrak politik bersama pembudidaya ikan air tawar. Insyallah jika kami terpilih, kami akan memastikan dari hilir menuju hulu, dari produksi hingga ke konsumen, pembudidaya ikan air tawar lokal untung,” ujarnya, Kamis (25/01/2024).

Cak Imin juga tidak mau berkompromi dengan permainan importir yang menguntungkan negera asing. Pihaknya akan menguatkan produksi dalam negeri, sehingga para pembudidaya ikan, petani hingga nelayan dalam negeri bisa mendapatkan untung, dalam menyuplai kebutuhan pangan nasional.

Baca Juga: Datangi DPRD, PPPK Paruh Waktu di Tulungagung Wadul Gaji Tak Layak

“Adanya saingan importir pangan dari negara lain, ini harus di‘slepet’ atau dihentikan. Kami akan berupaya dengan sekuat tenaga, agar pangan nasional bisa disuplay dan diproduksi oleh petani dan pembudidaya ikan lokal,” paparnya.

Pasangan Calon Presiden (Capres) Anies Baswedan itu juga mencontohkan terkait suplai konsumsi jamaah haji Indonesia. Selama ini, seluruh konsumsi jamaah haji Indonesia, itu dinikmati oleh pengusaha luar negeri. Padahal dengan jumlah 250 juta jamaah haji Indonesia, uang yang dikeluarkan untuk kebutuhan konsumsi bisa sangat bernilai jika digarap oleh pengusaha lokal.

Baca Juga: Penutupan Jalan Utama Tulungagung - Trenggalek Tertunda, Ini Alasannya

“Saya berharap, nantinya Menteri Agama yang baru memiliki bargaining posision, sehingga kebutuhan konsumsi jamaah haji Indonesia bisa disuplay oleh pengusaha lokal,” pungkasnya.

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

Kakak Beradik Terseret Ombak di Pantai Payangan Jember, Satu Ditemukan Tewas

Kedua korban dilaporkan hilang terseret ombak saat berwisata bersama keluarga.

Puncak Arus Balik Idul Adha 2026, Daop 8 Surabaya Layani 284 Ribu Penumpang

Puncak arus balik libur panjang Idul Adha 2026 bertepatan dengan Hari Lahir Pancasila. KAI Daop 8 Surabaya catat lonjakan tembus 284 ribu penumpang. Simak data lengkapnya di sini.

Jambret iPhone Turis Jerman di Kota Lama Surabaya Ditembak Polisi

Polisi menangkap pelaku jambret iPhone milik wisatawan asal Jerman di Kota Lama Surabaya. Pelaku dilumpuhkan karena melawan saat ditangkap.

Kapolres dan Dandim 0820 Probolinggo Terima Gelar Warga Kehormatan Suku Tengger

Prosesi pengukuhan berlangsung khidmat pada Malam Resepsi Yadnya Kasada di Pendopo Agung Desa Ngadisari.

Tabrak Pohon, Truk Pengangkut Ikan Asal Lamongan Terguling di JLS Tulungagung

Truk dalam perjalanan menuju Prigi Trenggalek, pengemudi dan penumpang alami luka serius.

Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

BMKG imbau warga selalu waspada potensi perubahan cuaca yang bisa terjadi kapan pun.