Selasa, 16 Jun 2026 02:54 WIB

Bawaslu Surabaya Tegaskan Dilarang Kampanye saat Reses, tapi Faktanya?

Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Surabaya Novli Bernado Thyssen (Foto: Novli for jatimnow.com)
Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Surabaya Novli Bernado Thyssen (Foto: Novli for jatimnow.com)

jatimnow.com - Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Surabaya Novli Bernado Thyssen menegaskan proses kegiatan serap aspirasi masyarakat (Reses) tidak boleh disisipi dengan muatan kampanye.

Ia meminta kepada anggota DPRD aktif untuk lebih berhati-hati dalam menjalankan reses. Pasalnya, kriteria jenis calon legislatif (Caleg) itu tak hanya berlaku bagi Caleg yang nonaktif, namun juga Caleg yang sudah aktif menjadi anggota dewan.

Baca Juga: Reses DPRD Surabaya: CCTV dan Bansos Jadi Pembahasan Krusial

"Ketika sudah ditetapkan sebagai calon legislatif maka status status ini melekat pada yang bersangkutan. Baik itu sudah menjabat sebagai anggota dewan aktif atau belum," kata Novli, kepada jatimnow.com, Rabu (24/1/2024).

Kampanye yang ia maksud tak hanya mengenalkan atau ajakan untuk mencoblos Caleg. Melainkan juga calon presiden dan calon wakil presiden.

Menurut Novli, proses kegiatan yang menggunakan anggaran negara tak diizinkan digelar dalam waktu yang sama. Contohnya mengumbar janji pembangunan saat reses, apalagi menyebar alat peraga kampanye (APK) seperti stiker, kaos, dan lain sebagainya.

Baca Juga: LG Life’s Good Truck Sapa Warga Surabaya

"Lalu kemudian contoh lagi yang tidak boleh adalah mengatakan saya akan membangun pavingisasi jika saya terpilih kembali dalam Pemilu 2024," tegasnya.

Dalam reses, anggota dewan aktif ia meminta untuk jujur bicara program kerja, menyerap aspirasi dan mengedukasi tentang fungsi legislatif sebagai kontrol anggaran.

Baca Juga: Reses di Sukomanunggal, Anggota Komisi E DPRD Jatim Cahyo Disambati 3 Hal Ini

"Jadi kalau kegiatan reses harus bicara seputar program pemerintahan, program yang sudah dilaksanakan, lalu kemudian apa yang belum dilaksanakan, yang pada prinsipnya menjaring aspirasi," pungkasnya.

Ia mengaku, pihaknya akan melakukan kontrol di lapangan. Jika ditemukan pelanggaran, maka pihaknya akan menerapkan prosedur dengan tegas kepada DPRD aktif yang melakukan kampanye baik Pileg ataupun Pilpres 2024 saat reses.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.