Kamis, 18 Jun 2026 23:08 WIB

Warga Surabaya Tidur di Kandang Ayam karena Diusir Anak, Ini Pengakuan Keluarga

Suhartono (kiri), keluarga Sodikin yang tinggal di Kandang Ayam di Kapas Gading Madya Surabaya (foto: Pemkot Surabaya for jatimnow.com)
Suhartono (kiri), keluarga Sodikin yang tinggal di Kandang Ayam di Kapas Gading Madya Surabaya (foto: Pemkot Surabaya for jatimnow.com)

jatimnow.com - Pihak keluarga membantah mengusir Sodikin (68), warga Surabaya yang tinggal di kandang ayam kawasan Kapas Gading Madya Surabaya. Keluarga membeberkan kondisi sebenarnya.

Seperti yang disampaikan Suhartono (60) salah satu keluarga Sodikin. Menurutnya, Sodikin tidak diusir sang anak. Sebaliknya, lansia itu sudah menelantarkan istri dan anak-anaknya selama 20 tahun.

Baca Juga: Surabaya Jadi Percontohan Program Indonesia - UEA Cegah Sampah Plastik ke Laut

"Anak dan istrinya itu yang ditelantarkan, selama 20 tahun, dia (Sodikin) tidak pernah hadir. Tidak pernah kasih nafkah, tidak pernah menyekolahkan anaknya kecil yang sekarang sudah berumur 25 tahun. Padahal anaknya (dulu) ditinggal sekitar umur 2 tahun, tanpa dinafkahi," ujar Tono, sapannya, Selasa (22/1/2024).

Tono mengatakan, Sodikin telah berpindah KTP dari tempat asalnya di Kapas Gading Madya ke Peneleh Surabaya. Tono yang tinggal bersebelahan dengan rumah anak-anak Sodikin di Peneleh mengungkap, selama ini ketika orang tua mereka pulang, selalu diterima dengan baik. Bahkan, Sodikin juga dipersilahkan tidur di rumah Peneleh, jika bersedia.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

"Kalau dia datang ke rumah anaknya atau rumah Peneleh, diterima baik. Saat istrinya masih hidup, disuguhi makanan, minum, mau menginap di situ dipersilahkan. Tapi memang rumahnya (kecil) ukuran sekitar 2x3 meter, ditempati 3 anaknya," ujarnya.

Mewakili keluarga, Tono meminta kabar terkait Sodikin yang diusir anaknya agar segera dihentikan. Termasuk media sosial yang mengutip media.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

"Kami mohon yang memberitakan itu untuk meluruskan. Karena baca di sosial media, tanggapannya macam-macam, karena dia (netizen) tidak tahu (fakta) yang sebenarnya," pungkasnya.

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.