Senin, 15 Jun 2026 08:50 WIB

DPC Kompakdesi Tulungagung Tegaskan Tak Terlibat Politik Praktis

Pengurus DPC Kompakdesi Tulungagung saat dilantik di Pendopo Kongas Arum Kusumaning Bongso. Bramanta Pamungkas
Pengurus DPC Kompakdesi Tulungagung saat dilantik di Pendopo Kongas Arum Kusumaning Bongso. Bramanta Pamungkas

jatimnow.com - Dewan Pengurus Cabang (DPC) Komunitas Purnabakti Kepala Desa dan Lurah Seluruh Desa (Kompakdesi) Tulungagung memastikan tidak terlibat dalam politik praktis. Hal ini diungkapkan usai pelantikan di Pendopo Kongas Arum Kusumaning Bongso.

Ada ratusan mantan kades dan lurah ikut bergabung dalam komunitas ini. Sementara tujuan dibentuknya komunitas ini adalah sebagai ajang silaturahmi mantan kades dan lurah.

Baca Juga: Bank Jatim Salurkan CSR ke Trenggalek Berupa Floor Projector Highlight

Ketua DPC Kompakdesi Tulungagung, Endi Sumarna, meskipun ada anggotanya yang mendukung pasangan calon, namun hal tersebut merupakan sikap individu, bukan komunitas. 

Sebelumnya, mereka tidak memiliki wadah resmi untuk silaturahmi. Jumlah anggota Kompakdesi ini mencapai 500 orang.

"Setiap desa ada rata-rata dua mantan kades yang bergabung," ujarnya, Selasa (23/01/2024).

Baca Juga: JLS di Tulungagung Telah Rampung Pembangunannya, Tiga Kabupaten Sudah Terhubung

Endi menerangkan kehadiran Kompakdesi ini bukan merupakan mesin politik. Meskipun di jajaran pengurus terdapat beberapa tokoh politik, namun mereka menegaskan tidak bermain politik praktis.

Anggota Kompakdesi dibebaskan memilih maupun mendukung pasangan calon. Kompakdesi sendiri menampik anggapan bahwa mereka terafiliasi oleh parai politik.

"Kompakdesi tidak kemana-mana tapi ada dimana-mana," tuturnya.

Baca Juga: Penutupan Jalan Utama Tulungagung - Trenggalek Tertunda, Ini Alasannya

Mantan Kepala Desa Bangunjaya, Kecamatan Pakel ini berharap Kompakdesi dapat memberikan kontrbusi positif bagi masyarakat. Meskipun sudah tidak lagi menjabat, namun para anggotanya diharapkan dapat berperan aktif di tengah masyarakat.

"Eksistensi komunitas ini bisa berkontribusi positif di masyarakat," pungkasnya.

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.