Rabu, 17 Jun 2026 05:36 WIB

Siswi SMP di Surabaya Dicabuli Ayah, Kakak, dan 2 Paman sejak SD

  • Penulis : Haryo Agus
  • | Minggu, 21 Jan 2024 06:12 WIB
Ilustrasi pencabulan terhadap anak di bawah umur. (Foto: dok. jatimnow.com)
Ilustrasi pencabulan terhadap anak di bawah umur. (Foto: dok. jatimnow.com)

jatimnow.com - Kisah pilu dialami seorang siswi SMP di Surabaya. Siswi SMP itu menjadi korban pencabulan oleh keluarganya sendiri.

Informasi yang dihimpun, aksi bejat keluarganya itu diduga sudah dilakukan sejak korban masih duduk di bangku sekolah dasar.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

Siswi berinisial B (12) kelas VII SMP menjadi korban dari kelakuan bejat ayah, kakak kandung, dan dua pamannya.

Keempat pelaku yakni E yang merupakan ayah kandung korban, A yang merupakan kakak kandung, serta I dan R   paman korban.

Kasus tersebut baru diketahui ketika korban menemani ibunya yang dirawat di rumah sakit karena gejala stroke. Kini kasus tersebut sudah ditangani pihak kepolisian. 

"Ibunya sakit stroke, masih baru, belum kejadian ini. Saya enggak tahu, (korban) langsung dibawa, (jadi) waktu ibunya sakit diperiksa, setelah itu enggak balik sini, langsung ke rumah susun," kata bibi korban, berinisial SN, Sabtu (21/1/2024). 

Diketahui, keempat pelaku memang tinggal satu rumah dengan korban di Tegalsari, Surabaya. Dalam rumah tersebut, dihuni oleh keluarga besar yang terdiri dari keluarga korban, keluarga bibi korban, dan keluarga kedua paman korban. 

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

Meskipun tinggal satu rumah, SN mengatakan tidak mengetahui adanya kasus tersebut. Ia juga mengatakan jika tidak ada gelagat mencurigakan dari para pelaku. 

"Biasanya normal, enggak ada kecurigaan, kalau tahu bisa saya tegur. Enggak tahu (ada perbuatan itu), kalau di luar kamar bisa saya pantau," ujar SN. 

Saat ibu korban sembuh, korban dan ibunya tak kembali ke rumah. Mereka pulang ke rumah susun milik keluarga ibu korban di daerah Kenjeran Surabaya. Di sana, ibu korban memanggil para pelaku untuk dimintai penjelasan. 

"E dipanggil ke rusun disidang, ditanya, saya juga kaget kok bisa terjadi. Kakak saya juga dipanggil ke rusun, terus dia mengaku dilaporkan ke polisi," ucapnya. 

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

Sementara itu, Kanit PPA Satreskrim Polrestabes Surabaya AKP Rina Shanti Nainggolan mengakui adanya kasus tersebut.

Keempat terduga pelaku juga sudah diamankan. Pihaknya kini tengah melakukan penanganan dan pemeriksaan kasus pencabulan kepada siswi SMP itu. 

"Sudah kami tangani, tunggu besok Senin dirilis," kata Rina saat dikonfirmasi Sabtu malam.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.