Selasa, 16 Jun 2026 15:03 WIB

Pohon Tumbang di Trenggalek Tutup Akses Jalan Nasional

Petugas BPBD Trenggalek mengevakuasi pohon tumbang yang tutup akses jalan nasional. (Foto: BPBD Trenggalek)
Petugas BPBD Trenggalek mengevakuasi pohon tumbang yang tutup akses jalan nasional. (Foto: BPBD Trenggalek)

jatimnow.com - Sebuah pohon asem di Desa Karangsoko, Kecamatan/Kabupaten Trenggalek tumbang dan menutup akses jalan nasional.

Pohon tersebut roboh melintang sehingga akses jalan nasional Trenggalek-Tulungagung tertutup.

Baca Juga: Bank Jatim Salurkan CSR ke Trenggalek Berupa Floor Projector Highlight

Kejadian ini sempat membuat kemacetan hingga sepanjang 150 meter. Petugas BPBD setempat melakukan evakuasi dengan memotong pohon tersebut. Saat ini akses jalan nasional sudah bisa dilewati kembali.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Trenggalek, Stefanus Triadi mengatakan kejadian ini terjadi Sabtu (20/2/2024) dini hari tadi sekitar pukul 02.30 WIB. Petugas piket menerima laporan adanya pohon tumbang yang menutup akses jalan nasional.

Sebelumnya wilayah Trenggalek dan sekitarnya diguyur hujan dengan intensitas ringan hingga sedang pada siang hingga sore hari.

"Yang tumbang jenis pohon asem berduri, diameter 50 centimeter dan tinggi 12 meter," ujar Stefanus, Sabtu (20/1/2023).

Baca Juga: JLS di Tulungagung Telah Rampung Pembangunannya, Tiga Kabupaten Sudah Terhubung

Petugas yang menerima laporan segera berangkat ke lokasi kejadian. Dibantu dengan warga sekitar mereka melakukan upaya evakuasi. Petugas menggunakan 3 buah gergaji mesin untuk memotong pohon tersebut sehingga memudahkan proses evakuasi.

Proses evakuasi ini membutuhkan wkatu selama 40 menit dan selesai pada pukul 03.15 WIB. Saat ini jalur tersebut sudah bisa dilewati kembali.

"Kita menggunakan 3 gergaji mesin untuk membantu evakuasi pohon tumbang ini," tuturnya.

Baca Juga: Penutupan Jalan Utama Tulungagung - Trenggalek Tertunda, Ini Alasannya

Peristiwa pohon tumbang ini menyebabkan kemacetan di ruas jalan tersebut. Kemacetan memanjang hingga 150 meter. Kendaraan besar dan mengangkut muatan banyak terjebak kemacetan ini.

Sedangkan untuk kendaraan kecil mereka melewati jalur alternatif yang tersedia.

"Kurang lebih sekitar 150 meter antrian kendaraan mayoritas jenis kendaraan besar dan bermuatan, soalnya untuk mobil kecil mutar lewat sebelah lapangan Karangsoko," pungkasnya.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.