Sabtu, 20 Jun 2026 23:22 WIB

195 Anak di Trenggalek Mengurus Dispensasi Menikah Selama Tahun 2023

Panitera Pengadilan Agama (PA) Kabupaten Trenggalek, Hidayatullah. (Foto: Bramanta Pamungkas/jatimnow.com)
Panitera Pengadilan Agama (PA) Kabupaten Trenggalek, Hidayatullah. (Foto: Bramanta Pamungkas/jatimnow.com)

jatimnow.com - Selama tahun 2023, ratusan anak di Kabupaten Trenggalek mengajukan dispensasi menikah. Angka ini sebenarnya mengalami penurunan dibanding tahun 2022 lalu. Namun jumlahnya masih cukup besar. Mayoritas mereka mengajukan dispensasi menikah karena faktor hamil dil uar nikah.

Panitera Pengadilan Agama (PA) Kabupaten Trenggalek, Hidayatullah mengatakan pada 2023 terdapat 195 kasus angka perkawinan anak. Jumlah ini sebenarnya mengalami penurunan dibanding tahun 2022 lalu.

Baca Juga: Bank Jatim Salurkan CSR ke Trenggalek Berupa Floor Projector Highlight

Pada tahun 2022 angka perkawinan anak mencapai 272 kasus diputus. Meskipun begitu, angka pernikahan anak masih dinilai cukup besar.

"Memang ada penurunan sedikit jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya," ujarnya, Jumat (19/01/2024).

Pengurusan dispensasi nikah ini dikarenakan sejumlah faktor. Di antaranya karena anak telah hamil, telah berhubungan intim dan menjaga dari perbuatan zina. Untuk faktor hamil terdapat 98 kasus, telah berhubungan intim 3 kasus dan menghindari perbuatan zina mencapai 94 kasus.

Baca Juga: JLS di Tulungagung Telah Rampung Pembangunannya, Tiga Kabupaten Sudah Terhubung

"Paling banyak disebabkan karena anak hamil duluan. Sehingga mereka mengajukan dispensasi nikah," paparnya.

Tidak semua pengurusan dispensasi menikah disetujui oleh pihak Pengadilan Agama. Mereka masih melakukan sejumlah pertimbangan.

Baca Juga: Penutupan Jalan Utama Tulungagung - Trenggalek Tertunda, Ini Alasannya

Jika kondisi anak masih bisa diselamatkan dari pernikahan anak, maka mereka akan menolak pengajuan dispensasi nikah.

"Tapi tidak semua pengajuan dispensasi nikah kami terima. Jika kondisi anak itu masih bisa diselamatkan dari perkawinan dini, maka kami akan tolak," pungkasnya.

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.