Minggu, 21 Jun 2026 03:50 WIB

Pengguna Lama Elpiji 3 Kg di Kediri Tak Perlu Pakai KTP, Lho?

  • Penulis : Yanuar Dedy
  • | Selasa, 16 Jan 2024 17:07 WIB
Ilustrasi. Pengiriman elpiji 3 Kg. (Foto: Humas Pemkab Kediri/jatimnow.com)
Ilustrasi. Pengiriman elpiji 3 Kg. (Foto: Humas Pemkab Kediri/jatimnow.com)

jatimnow.com - Aturan baru penggunaan KTP untuk pembelian Elpiji 3 Kg nampaknya belum berjalan 100 persen di Kabupaten Kediri. Sebagian besar pengguna lama mengaku, masih membeli seperti biasanya tanpa KTP. Lho?

Beberapa agen atau pengecer memang sudah memberlakukan aturan baru ini. Seperti di Kecamatan Mojo, masyarakat mengaku harus menggunakan KTP, meski mereka sudah terdaftar sebelumnya.

Baca Juga: Ponpes Al Falah Kediri Ditetapkan Tuan Rumah Munas Alim Ulama dan Konbes NU

Namun, sebagian besar lainnya masih memberikan kelonggaran terutama untuk pelanggan lama. Mereka yang sudah terdaftar baik sebelum atau setelah pemberlakuan aturan ini pada 1 Januari kemarin, tidak perlu lagi membawa kartu identitas.

Salah satu UMKM pengguna Elpiji 3 kg di Desa Tertek, Kecamatan Pare mengaku, pembelian tabung melon ini berjalan seperti biasanya. Dia yang sudah terdaftar sejak lama pun bahkan tidak lagi memerlukan KTP saat membeli.

"Sudah terdaftar dulu, daftar untuk UMKM. Sekarang nggak (perlu bawa KTP lagi), karena kan belinya di agen yang sama," kata Raka Yudha, pemilik UMKM martabak telur dan terang bulan, Selasa (16/1/2024).

Warga lain di Puncu mengaku sama. Dia yang sudah terdaftar lama tidak lagi memerlukan KTP. Juga tidak ada pembatasan pembelian, semuanya normal.

"Kalau aku sih sudah nggak perlu ya, nggak perlu KTP atau KK lagi karena sudah terdaftar dulu. Nah, yang baru kayaknya yang perlu daftar dulu, bawa KTP atau KK," terang ibu muda Deta Ayu asal Kecamatan Puncu.

Baca Juga: Razia Gabungan di Lapas Kediri, Petugas Amankan Barang Terlarang

"Kalau saya beli di warung, seperti biasa juga. Karena kan sudah terdaftar sebelumnya, dulu sudah pernah didata saat ramai-ramai yang katanya langka itu," ujar April, warga Kauman, Kecamatan Pare.

"Pada prinsipnya kita masyarakat itu yang penting nggak sampai sulit kayak kemarin itu aja. Kalau KTP saya pikir nggak masalah lah," tambahnya.

Seperti diketahui, Pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengeluarkan aturan baru pembelian elpiji 3 Kg wajib menggunakan kartu tanda penduduk (KTP) per 1 Januari 2024. Nantinya, hanya masyarakat terdata yang boleh membeli gas subsidi tersebut.

Baca Juga: Khofifah Komitmen Jatim Garda Terdepan Penguatan Industri Gula Nasional

Jika masyarakat ingin tetap menikmati subsidi ini, diimbau untuk segera mendaftarkan diri. Caranya, cukup datang ke satu pangkalan dengan membawa KTP atau Kartu Keluarga. Pendaftaran bisa dilakukan di Pangkalan mana saja.

Masyarakat juga diharapkan bijak dalam penggunaannya mengingat, berdasarkan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 104 Tahun 2007 dan Nomor 38 Tahun 2019, tabung gas elpiji 3 Kg ini hanya dimaksudkan untuk rumah tangga dan usaha mikro yang memanfaatkannya untuk memasak, serta nelayan dan petani.

 

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.