Kamis, 18 Jun 2026 18:45 WIB

Menteri Investasi Ingatkan Anak Muda Harus Siap Songsong Indonesia Emas

  • Penulis : Haryo Agus
  • | Selasa, 16 Jan 2024 07:15 WIB
Menteri Investasi Bahlil Lahadalia saat menghadiri acara Ngobrol Bareng Lahadalia di Gedung Srijaya Building, Jalan Mayjen Sungkono, Surabaya (Foto: Haryo Agus/jatimnow.com)
Menteri Investasi Bahlil Lahadalia saat menghadiri acara Ngobrol Bareng Lahadalia di Gedung Srijaya Building, Jalan Mayjen Sungkono, Surabaya (Foto: Haryo Agus/jatimnow.com)

jatimnow.com - Peran pemuda dalam menyongsong Indonesia Emas 2045 sangat berpengaruh signifikan. Apalagi jumlah pemuda saat ini mencapai 53 persen dari penduduk Indonesia.

Ini disampaikan oleh Menteri Investasi Bahlil Lahadalia dalam acara Ngobrol Bareng Bahlil Lahadalia di Srijaya Building, Jalan Mayjen Sungkono, Surabaya, Senin (15/1/2024).

Baca Juga: Generasi Muda Tak Rebahan, Inovasi Anak Muda Ini Jawab Masa Depan Hijau

Bahlil mengatakan, ada tiga hal yang harus disiapkan anak muda untuk menyongsong Indonesia emas 2045. Pertama, kesiapan Sumber Daya Manusia (SDM) anak-anak muda. Selanjutnya, pembentukan karakter dan daya juang dari anak-anak muda

"Tetapi pemerintah juga harus hadir. Untuk membuat langkah-langkah terobosan yang mempermudah bagi kesiapan anak muda sekarang ini untuk menyongsong Indonesia Emas di 2045," kata Bahlil Lahadalia.

Baca Juga: Krisis Iklim, Suara Anak Muda Desak Aksi Nyata Selamatkan Bumi

Bahlil menuturkan, pemerintah harus menyiapkan segala bentuk investasi untuk memperbanyak lapangan pekerjaan dengan kualitas kemampuan yang tinggi.

"Karena kalau tanpa menciptakan lapangan pekerjaan yang berkualitas untuk anak muda itu kedepan kita akan kalah saing," tuturnya.

Baca Juga: Anak Muda Geram! Pemerintah Dinilai Lambat Berantas Korupsi

Selanjutnya, kata Bahlil, pemerintah harus meningkatkan Produk Domestik Bruto (PDB), yang saat ini nilai pendapatan per kapita menyentuh angka Rp5.100. Menurutnya, kenaikan angka PDB itu menjadi salah satu syarat Indonesia bisa dikatakan menjadi negara maju.

"Tahun 2030 (pendapatan per kapita) kita harus menjadi Rp10.000 itu menjadi syarat untuk kita bisa menjadi negara maju," pungkasnya.

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.