Minggu, 07 Jun 2026 16:44 WIB

Sumur Bor di Pamekasan Semburkan Api Gegara Disulut Korek

Semburan api yang sempat keluar dari sumur bor di Pamekasan. (Foto: tangkapan layar)
Semburan api yang sempat keluar dari sumur bor di Pamekasan. (Foto: tangkapan layar)

jatimnow.com - Semburan api dari dalam sumur bor menggegerkan Warga Desa Kadur, Kecamatan Kadur, Kabupaten Pamekasan. Pasalnya api menyembur hingga belasan meter di atas tanah.

Sebelumnya, sejak 3 pekan lalu sumur bor milik Junaidi itu digali hingga 141 meter kedalam tanah. Setelah itu air keluar disertai dengan gas dari lubang sumur tersebut.

Baca Juga: Ratusan Santri Pamekasan Semringah Terima Mushaf Al-Qur'an Baru

Semula, pengeboran dilakukan karena wilayah desa tersebut mengalami kekeringan. Sehingga Junaidi berinisiatif mengebor untuk mendapatkan air.

Namun, tak hanya air yang menyembur tapi kandungan juga bercampur didalam air tersebut. Hal itu telah dilaporkan ke pemerintah setempat dan meminta warga menjauhi lokasi itu.

Air bercampur gas terus menyembur hingga salah satu warga yang melintas di sekitar lokasi menghidupkan korek api dekat sumur itu. Akibatnya, api tersebut menyulut gas dari dalam sumur hingga menyembur keluar.

Akibat hal itu, tim BPBD Kabupaten Pamekasan diturunkan untuk mengatasi semburan api tersebut.

Kepala Pelaksana (Kalksa) BPBD Kabupaten Pamekasan, Akhmad Dhofir Rosidi mengatakan pemadaman cukup memakan waktu. Sebab, semburan api yang besar cukup menyulitkan petugas untuk memadamkan api.

Baca Juga: Santri Al-Falah Pamekasan Juara 3 MQK Nasional 2025 di Jepara

"Cukup sulit. Bahkan sudah habis banyak air tapi masih saja tidak padam. Akhirnya terus dicoba dan padam perlahan," ujarnya, Sabtu (13/1/2024).

Ia mengatakan, pemadaman memakan waktu selama 7 jam. Bahkan petugas pemadam hingga kewalahan memadamkan api.

"Semoga hal serupa tidak terjadi lagi," imbuhnya.

Baca Juga: Warga Pamekasan Dilarikan ke RS gegara Tertusuk Moncong Ikan Marlin

Kini pihaknya masih menunggu hasil uji lab kandungan air dan gas sumur itu dan sudah mengirimkan sampel ke Dinas Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Jawa Timur.

Untuk mengamankan lokasi tersebut, kini pihak Polres Pamekasan juga sudah memasang garis polisi dan meminta agar warga sekitar tak mendekat. Sebab, dikhawatirkan akan terjadi hal serupa.

"Kami sudah pasang garis polisi. Diduga api muncul setelah disulut korek. Semburannya cukup besar. Kami berharap masyarakat tidak mendekati lokasi sumur itu," jelas Kapolres Pamekasan AKBP Jazuli Dani Irawan.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Melihat Jejak Soekarno di Surabaya Melalui Pameran "Aku Arek Suroboyo"

Tema "Aku Arek Suroboyo" dipilih untuk menegaskan identitas Bung Karno sebagai putra daerah yang tumbuh dan ditempa di Surabaya sebelum menjadi tokoh besar Indonesia.

1.232 Atlet Taekwondo Bertarung di Ksatria Nusantara PBTI Series Kediri

Para atlet diharapkan dapat menjadi bibit-bibit terbaik Indonesia yang akan mewakili bangsa pada berbagai ajang internasional.

Menkop Bantah Isu Jual Beli Titik Koperasi Merah Putih, Sempat Viral di Kediri

Menkop Ferry menargetkan seluruh bangunan Koperasi Merah Putih, gerai usaha, serta fasilitas pendukung koperasi desa dapat selesai pada Agustus mendatang.

Turnamen Gerindra Cup U17 di Kediri Dimulai, Wadah Pembinaan Pesepakbola Muda

“Saya berharap dari stadion (Brawijaya) ini akan lahir pemain-pemain handal yang nantinya bisa memperkuat Indonesia," kata Anwar Sadad.

Menkop Dukung Kemitraan Petani-Koperasi di Kediri, Kejar Swasembada Gula 2028

Kolaborasi ini merupakan bentuk sinergi nyata antara koperasi, petani, dan pelaku industri.

Akhir Pekan Cuaca di Surabaya Cerah, tapi Waspada Panas yang Menyengat

Tidak terlihat adanya potensi hujan yang signifikan sepanjang hari. Cuaca mendukung berbagai aktivitas masyarakat, khususnya aktivitas di luar ruangan.