Kamis, 18 Jun 2026 01:22 WIB

Flare Lapangan Gas JTB Membesar Resahkan Warga Bojonegoro, Ini Penjelasan PEPC

Nyala flare yang direkam warga. (Foto: tangkapan layar)
Nyala flare yang direkam warga. (Foto: tangkapan layar)

jatimnow.com - Warga di sekitar ring 1 lapangan unitisasi gas Jambaran Tiung Biru (JTB) Desa Bandungrejo, Kecamatan Ngasem, Kabupaten Bojonegoro, mendadak heboh dan resah akibat meningkatnya pembakaran gas suar bakar (flaring).

Kehebohan itu terjadi lantaran pembakaran gas flare yang membesar hingga menimbulkan suara gemuruh dan nyala api yang bersinar terang. Warga yang kaget kemudian berhamburan keluar rumah.

Baca Juga: Perkuat Pasokan Gas Nasional, PGN SOR III Kunjungi JTB Bojonegoro

"Kae arep mbledos opo pie? wong sak kampung metu kabeh, podo delok kabeh. Suarane koyo helikopter, kui ape bledos opo pie kae lur. Hoi wong seng ndue migas pie kae, (Itu mau meledak atau bagaimana? Orang satu kampung keluar semua. Suara 'gemuruh' seperti helikopter. Itu mau meledak atau bagaimana lur? Orang-orang Migas bagaimana itu)," ujar perekem video yang viral di WhatsApp Grup (WAG) seperti yang dilihat jatimnow.com.

Sementara itu, Kepala Desa Bandungrejo, Sapani mengatakan flare lapangan gas JTB lebih besar dari biasanya. Kejadian itu terjadi pada Kamis (11/1/2024) malam.

Lapangan gas Jembaran Tiung Biru. (Foto: dok. Pertamina EP Cepu/PEPC)Lapangan gas Jembaran Tiung Biru. (Foto: dok. Pertamina EP Cepu/PEPC)

Baca Juga: Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru, Pertamax Naik Signifikan

Menurutnya berdasarkan informasi dari pihak Pertamina EP Cepu (PEPC) zona 12 Jambaran Tiung Biru (JTB) selaku operator proyek pengembangan lapangan unitisasi gas JTB, flare membesar karena tengah dilakukan serangkaian aktivitas untuk meningkatkan produksi gas. Sehingga flare akan membesar dari pada biasanya.

"Informasinya demikian (dari Pertamina) bahwa malam ini kami sedang melanjutkan menaikkan produksi menuju ke maximum capacity (Sales Gas 193 MMscfd) untuk memenuhi nominasi target Sales Gas. Dalam proses ini ada potensi flaring akan lebih besar dari biasanya," kata Supani, Jumat (12/1/2024).

Sementara itu, Manager ComRel CID PEPC Rahmat Drajat menjelaskan bahwa saat ini PEPC sedang melakukan serangkaian kegiatan sebagai upaya menaikkan kapasitas produksi.

Baca Juga: PGN Pasok Gas Bumi ke RSUP Sardjito, Dorong Green Hospital

"Kegiatan yang dijalankan ini mungkin dapat menimbulkan perubahan rona suara dan flare di area sekitar, namun masih dalam kapasitas normal operasi JTB," terangnya.

Meski demikian pihaknya mengaku dalam menjalankan operasi tersebut telah mengacu pada standar operasional prosedur (SOP) yang mengedepankan aspek keselamatan, dengan tim siap siaga untuk mendukung kelancaran operasi.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.