Senin, 15 Jun 2026 03:56 WIB

Solusi Bawaslu Ponorogo Tutupi Kekurangan PTPS 8 Orang

Ketua Bawaslu Ponorogo, Bahrun Mustofa (Foto: Ahmad Fauzani/jatimnow.com)
Ketua Bawaslu Ponorogo, Bahrun Mustofa (Foto: Ahmad Fauzani/jatimnow.com)

jatimnow.com - Meski sempat diperpanjang, jumlah Pengawas Tempat Pemungutan Suara (PTPS) di Kabupaten Ponorogo masih kurang. Kekurangannya sebanyak 8 petugas.

“Sudah diperpanjang sampai kemarin, Senin (8/1/2024) tetap kurang. Padahal sesuai jadwal awal pendaftaran itu dari Selasa (2/1/2024) lalu sampai Sabtu (6/1/2024),” ujar Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Ponorogo, Bahrun Mustofa, Selasa (9/1/2024)

Baca Juga: Ribuan Jemaah Hadiri Tabligh Akbar Seabad Gontor

Walaupun diperpanjang, hasilnya tetap masih kurang. Kekurangan 8 petugas ini untuk di wilayah Kecamatan Pulung.

“8 PTPS itu ada di Kecamatan Pulung. Tepatnya di Desa Pulung, Pulung Merdiko dan Plunturan,” kata Bahrun ketika ditemui di kantornya, Jalan Halim Perdana Kusuma.

Karena sudah perpanjangan dan masih mengalami kekurangan, Bahrun merencanakan solusi lain, yaitu mengisi PTPS dari desa lain.

Baca Juga: Muscab X PPP Ponorogo, Empat Nama Mencuat Pimpin Partai

“Ada solusi, diambilkan dari terdekat. Misal PTPS Pulung diambilkan dari pendaftar dari PTPS Desa Karangpatihan yang tidak diterima,” terang Bahrun kepada jatimnow.com.

Menurut Bahrun, kebutuhan petugas PTPS ini memang cukup banyak. Total untuk Kabupaten Ponorogo memerlukan 2893 PTPS.

Baca Juga: Jelang Ramadan Harga Bapokting di Ponorogo Terpantau Stabil

“Selain itu kan sebelum perekrutan PTPS, ada perekrutan Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) yang jumlahnya berkali-kali lipat,” pungkasnya.

Sebelumnya, Bawaslu Ponorogo membuka pendaftran PTPS mulai Selasa hingga Sabtu (2-6/1/2024). Kebutuhan PTPS di Kabupaten Ponorogo sekitar 2893 petugas sesuai dengan jumlah TPS yang ada. Namun kebutuhan tersebut masih belum terpenuhi, meskipun masa pendaftaran telah diperpanjang hingga Senin (8/1/2024).

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.