Selasa, 23 Jun 2026 08:43 WIB

Kiat Petani Bawang Merah di Jember Atasi Serangan Hama saat Musim Hujan

Lahan bawang merah di Jember. (Foto: Ahaddiini HM for jatimnow.com)
Lahan bawang merah di Jember. (Foto: Ahaddiini HM for jatimnow.com)

jatimnow.com - Musim hujan menjadi salah satu kendala bagi petani bawang merah di sekitar wilayah Kecamatan Ambulu Kabupaten Jember.

Mislan (54) memaparkan akibat datangnya musim hujan, menjadikan lahan garapan pertanian bawang merahnya mendapat serangan hama.

Baca Juga: Temui Massa Aksi, DPRD Jember Siap Kawal Aspirasi Program Makan Bergizi Gratis

"Sekarang ada serangan ulat yang keluar saat musim hujan. Ulat grayak namanya, yang banyak itu. Dari klaper hinggap di daun bawang, bertelur, netas jadi ulat," kata Mislan kepada jatimnow.com Senin (8/1/2024).

Ia melanjutkan adanya serangan hama, menjadikan dia lebih intensif dalam pengobatan fungi.

"Saya ngobatnya empat kali berturut-turut. Malam dan pagi, cara ngatasinnya seperti itu. Ini masih usia 1 bulan, kalau sudah 2 bulan panen. Gara-gara serangan hama ini buah bawang merah buahnya gak bisa besar," tuturnya.

Mislan menjelaskan bahwa hasil bawang merah tergantung dari bagus tidaknya daun yang tumbuh.

"Buah tergantung sama daun, kalau daunnya lebat buah bawang merah dalam tanah mentolnya lebih besar, pengaruhnya seperti itu," imbuhnya.

Baca Juga: Kodim 0824 Jember Fasilitasi Ratusan Warga Ikuti Operasi Katarak Gratis

Akibat serangan hama, bawang merah menjadi tidak maksimal hasilnya.

"Pengaruh hama, bawang merah tidak terlalu merah, lebih banyak warna putihnya," tegas Mislan.

Selain mengatasi serangan hama di lahan garapannya seluas 250 hektare, Mislan mempunyai strategi untuk menghindari harga bawang merah yang terlalu murah.

Baca Juga: Usung Empat Tuntutan, Mahasiswa Gelar Aksi Unjuk Rasa di Kantor DPRD Jember

"Di musim hujan bawang merah mahal karena jarang orang menanam bawang merah. Saya acuannya di Nganjuk, kalau sana nanem saya gak selang satu bulan, karena kalau barengan sama sana, sini murah. Itu strategi saya," ungkap dia.

"Di pertanian bawang merah ini sudah 5 tahun. Saya sukanya 2 bulan sudah panen, kalau bawangnya bagus 250 hektare lahan garapan ini dapat menghasilkan Rp20 jutaan," tegas Mislan.

 

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

DPW NasDem Jatim Tunjuk Soehadi Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Penunjukan tersebut merupakan bentuk penghargaan dan apresiasi atas dedikasi, loyalitas, serta pengabdian Mulyono selama memimpin dan membesarkan Partai NasDem di Kabupaten Bojonegoro.

Soehadi Moeljono Ditunjuk Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Pengalaman panjang dan kontribusi Mulyono dalam membangun struktur partai di Bojonegoro masih sangat dibutuhkan.

Kenang Almarhum Rektor, UIN KHAS Jember Pakai Pita Hitam di Liga Mahasiswa

Sebuah bingkai foto almarhum Prof. Hepni juga tampak dibawa ke tengah lapangan oleh para pemain UIN KHAS.

Tak Sekadar Hiburan, Musik Miliki Peran Krusial di Berbagai Elemen Kehidupan

Musik memegang peranan krusial yang menyentuh berbagai elemen kehidupan, mulai dari aspek sosial, edukasi, hingga menjadi identitas budaya suatu bangsa.

Adela Kanasya Adies Jaga Soliditas Jaringan Relawan Surabaya

Adela Kanasya Adies menemui 1.000 relawan di Surabaya demi menjaga komunikasi politik pasca-PAW menggantikan politisi senior Adies Kadir.

Ketum PBNU Paparkan Capaian di Munas Konbes, Ini Hasilnya

Gus Yahya paparkan capaian organisasi, mulai dari tata kelola organisasi, kaderisasi terstruktur, transformasi digital, aset dan kemandirian, hingga peran kebangsaan dan global.