Minggu, 21 Jun 2026 01:53 WIB

Pedagang Mainan di Ponorogo Janji 75 Persen Gaji untuk Sosial, Kok Bisa?

Baliho caleg DPRD Ponorogo dari Partai Demokrat, Nursyam Romdoni. (Foto: Ahmad Fauzani/jatimnow.com)
Baliho caleg DPRD Ponorogo dari Partai Demokrat, Nursyam Romdoni. (Foto: Ahmad Fauzani/jatimnow.com)

jatimnow.com - Ada baliho Alat Peraga Kampanye (APK) calon legislatif (caleg) yang cukup mengglitik. Baliho tersebut milik Nursyam Romdoni, caleg DPRD Ponorogo dari Partai Demokrat.

Dalam baliho Nursyam Romdoni, terlihat tulisan "Dibutuhkan sebanyak-banyaknya penduduk pemilih cerdas dapil 1 untuk memilih Nursyam Romdoni. Gaji 75 persen untuk kegiatan sosial".

Baca Juga: Ribuan Jemaah Hadiri Tabligh Akbar Seabad Gontor

Saat dikonfirmasi jatimnow.com, pria penjual mainan keliling membenarkan, apa yang tertulis di APK miliknya.

“Saya tidak main-main. Itu nazar saya, mas,” ungkapnya, Jumat (5/1/2024).

Dia menjelaskan, ide itu muncul karena merasakan dewan yang telah duduk menjadi anggota legislatif rata-rata menghilang. Dia pernah mengalaminya ketika memilih anggota dewan karena janji manis.

Sejauh ia ketahui, anggota dewan yang memberi gaji untuk kegiatan sosial, entah di dapil sendiri maupun dapil luar, tidak ada. 

“Jadi ya itu nazar saya, 75 persen untuk kegiatan sosial. Semoga terwujud,” terang pria yang selalu membayar pajak dengan uang receh ini.

Londo, sapaan akrab Nursyam Romdoni mengatakan, banner dibuat seperti lowongan kerja. Dia mencari pekerjaan dan mencari pemilih yang menurutnya cerdas.

“Dalam artian tidak menjual suaranya. Nanti konsep penyalurannya ke ICWP (Info Cegatan Wilayah Ponorogo). ICWP itu berawal dari grup Facebook, lalu bergerak ke bidang sosial,” tegasnya.

Menurutnya, 75 persen nanti semuanya diberikan teman-teman ICWP. Nantinya agar dikelola secara mandiri oleh pengurus ICWP.

Baca Juga: Muscab X PPP Ponorogo, Empat Nama Mencuat Pimpin Partai

Londo sendiri sudah aktif di Partai Demokrat 2004, mulai dia menjadi pemilih pemula hingga saat ini. Terhitung 20 tahun aktif, Londo baru memberanikan diri maju sebagai caleg di 2024 ini.

“Saat masuk politik, almarhum bapak mengarahkan ke Demokrat. Kata beliau, daripada wira-wiri ndak jelas suruh masuk Demokrat yang didirikan Pak SBY,” tegasnya.

Dia juga menjelaskan, ingin ikut kontestasi dari dulu. Namun sayangnya selalu ketinggalan info terus, sehingga baru setelah 20 tahun ini aktif.

Dia pun bermodal nekat, karena modal yang dikeluarkan untuk pembuatan banner hanya Rp200 ribu. Selebihnya, dia mendapat dukungan dari teman-teman dan partai.

“Banyak dibantu teman. Kalau bahasnya wul-wul-an (gotong royong atau iuran),” paparnya.

Baca Juga: Jelang Ramadan Harga Bapokting di Ponorogo Terpantau Stabil

Dekan Fisip Universitas Muhammadiyah Ponorogo, Ayub Dwi Anggoro mengatakan apapun yang dipasang oleh caleg itu sah-sah saja. Misalkan, memasang 75 persen gaji diberikan.

“Tapi menurut saya, itu tidak diberikan edukasi nilai apa yang akan diperjuangkan. Walaupun tujuannya mempengaruhi masyarakat nilai edukasi menjadi bagian harus ada,” tegasnya.

Sebenarnya, kata dia, lebih baik memberikan tawaran yang mau dilakukan ketika dipilih masyarakat.

“Apa dia berjuang pendidikan, pertanian. Bisa disampaikan. Agar warga tidak memilih kucing di dalam karung,” pungkasnya.

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.