Kamis, 18 Jun 2026 12:07 WIB

Usai Pesta Tahun Baru, Kakek di Ponorogo Ditemukan Tewas Bersimbah Darah

Polsek Pulung dan Satreskrim Polres Ponorogo melakukan olah TKP di lokasi kejadian. (Foto: Fauzani/jatimnow.com)
Polsek Pulung dan Satreskrim Polres Ponorogo melakukan olah TKP di lokasi kejadian. (Foto: Fauzani/jatimnow.com)

 

jatimnow.com - Tragedi berdarah terjadi di hari pertama 2024. Suyoto, warga Dukuh Krajan, Desa/Kecamatan Pulung, Kabupaten Ponorogo ditemukan tewas tergeletak bersimbah darah usai pesta malam tahun baru, Senin (1/1/2024) pukul 02.30 WIB.

Baca Juga: Ribuan Jemaah Hadiri Tabligh Akbar Seabad Gontor

Warga berusia 52 tahun ini ditemukan tewas tergeletak di depan rumahnya. Kondisinya mengenaskan. Kepala sebelah kanan berlumuran darah. Diduga korban tewas dibunuh.

Salah satu warga, Karyono menjelaskan, korhan memang tengah menghabiskan malam tahun baru di sekitar lokasi. Namun setelahnya, korban malah ditemukan tewas berlumur darah di depan rumahnya.

“Pesta tahun baru korban bersama teman-temannya,” ujar Karyono, Senin (1/1/2024) pagi.

Dia menceritakan bahwa pesta tahun baru itu dilakukan mulai Minggu (31/12/2023) malam hingga Senin (1/1/2023). Namun saat dini hari, tiba-tiba terdengar suara cekcok hingga berujung pembunuhan.

Baca Juga: Polres Madiun Ringkus Buron Pembunuhan Pemilik Warung di Saradan

“Ndak tahu persis, cuman ada orang teriak-teriak dan seperti ada orang melempar ompak (balok kayu tiang bendera),” kata Karyono.

Karena suara ompak itu, dia mencoba keluar. Ia melihat korban sudah terkapar. Warga yang mengetahui juga ketakutan. Warga kemudian melaporkan kejadian ini ke polisi.

Karyono sendiri memgaku tidak mengetahui secara pasti, penyebab pembunuhan ini.

Baca Juga: Muscab X PPP Ponorogo, Empat Nama Mencuat Pimpin Partai

Pihak Polsek Pulung dan Satreskrim Polres Ponorogo pun terjun ke lokasi dan melakukan olah TKP dugaan pembunuhan ini.

Korban Suyoto telah dievakuasi ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Harjono Ponorogo. Korban akan diautopsi untuk diketahui penyebab pasti kematiannya.

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.