Minggu, 14 Jun 2026 10:27 WIB

Masih Ada 150 APK Melanggar, Bawaslu Ponorogo: Segera Akan Dibersihkan

Ketua Bawaslu Ponorogo, Bahrun Mustofa. (Foto: Ahmad Fauzani/jatimnow.com)
Ketua Bawaslu Ponorogo, Bahrun Mustofa. (Foto: Ahmad Fauzani/jatimnow.com)

jatimnow.com - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Ponorogo menyebutkan bahwa masih ada 150 alat peraga kampanye (APK) di Kabupaten Ponorogo melanggar ketentuan.

150 APK melanggar itu jauh berkurang dibanding rilis Bawaslu pada pertengahan Desember 2023 lalu.

Baca Juga: Ribuan Jemaah Hadiri Tabligh Akbar Seabad Gontor

“Memang, masih ada yang bandel tidak segera dicopot secara mandiri,” ujar Ketua Bawaslu Ponorogo, Bahrun Mustofa, Jumat (29/12/2023).

Dia mengklaim akan segera membersihkan. Bahrun beralasan masih menunggu instruksi dari Provinsi (Bawaslu Jatim).

“Jika sudah ada instruksi tentu kami bergerak bersama Satpol PP Ponorogo,” ungkap Bahrun kepada jatimnow.com.

Menurutnya, pada pertengahan Desember lalu memang ada 659 APK yang terdata melanggar, baik APK dari calon legislatif (Caleg) DPRD Kabupaten, Provinisi maupun DPR RI. Pun ada APK capres maupun cawapres.

“Bawaslu pun sudah melangkah dengan memberikan imbauan terhadap mereka yang memasang. Tetapi tetap ada yang bandel. Terakhir, terdata masih ada sekitar 150 APK yang melanggar,” kata Bahrun.

Baca Juga: Muscab X PPP Ponorogo, Empat Nama Mencuat Pimpin Partai

Dia mengaku bahwa 150 APK tersebut bisa berkembang, lantaran banyak APK caleg maupun capres dan cawapres yang baru terpasang.

“Cuma nanti ada penambahan atau tidak, belum investarisir ulang. Mungkin ada yang masang kembali. Nanti kami share untuk panwascam. Tapi laporan terakhir, 150 APK yang akan ditertibkan,” tegasnya.

Bahrun menjelaskan bahwa mereka yang masih membandel itu rata-rata, APK dipasang di pohon dengan cara dipaku. Pun ada yang dipasang di badan jalan.

“Kami sudah berikan imbauan, kami komunikasikan. Kalau membandel ya kami bergerak untuk membersihkannya,” bebernya.

Baca Juga: Jelang Ramadan Harga Bapokting di Ponorogo Terpantau Stabil

Bahrun mengaku bahwa pekan depan akan melakukan rapat pleno pembersihan APK yang melanggar.

“Untuk pembersihan mungkin pekan depan kami pleno. Penertiban pekan pertama atau pekan kedua, Januari 2024,” pungkasnya.

 

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.