Kamis, 18 Jun 2026 19:54 WIB

Bukan Cuma Kelud, Kediri Simpan Potensi Wisata Luar Biasa di Kaki Gunung Wilis

Pesona Air Terjun Irenggolo di kaki Gunung Wilis. (Foto : Instagram @herysswandy via @pehkediri)
Pesona Air Terjun Irenggolo di kaki Gunung Wilis. (Foto : Instagram @herysswandy via @pehkediri)

jatimnow.com - Bukan cuma Kelud, Kediri menyimpan potensi wisata alam luar biasa di kaki Gunung Wilis. Disebut sebagai 'Gunung Air', karena ada banyak air terjun indah di sana.

Selain yang terkenal, yakni Dolo dan Irenggolo, ada dua air terjun lain yang tak kalah cantik. Terakhir bahkan memiliki tiga aliran yang memesona dengan ketinggian 40 meter.

Baca Juga: Ponpes Al Falah Kediri Ditetapkan Tuan Rumah Munas Alim Ulama dan Konbes NU

1. Air Terjun Dolo

Air Terjun Dolo berada di kawasan wisata Besuki. Tingginya mencapai 125 meter.

Selain dingin dan menyegarkan, air terjun ini cukup terkenal karena pesona batu bertingkat, dimana air mengalir eksotis melewati 3 tingkatan batu tersebut.

Air terjun ini berada di bagian timur lereng Gunung Wilis, 1800 meter di atas permukaan laut. Anda tidak perlu khawatir karena jalan menuju Air Terjun Dolo sudah berupa anak tangga, bukan tanah terjal bebatuan.

2. Air Terjun Irenggolo

Air Terjun Irenggolo tak kalah cantik dengan bebatuan berundak yang khas.

Yang menarik, untuk menikmati pesona Air Terjun Irenggolo ini Anda tidak perlu jalan jauh dan melewati ribuan anak tangga. Cukup berjalan sebentar menyusuri jalan setapak di Lereng Gunung Wilis, Anda bisa langsung menemukan air terjun yang cantik ini.

Air Terjun Irenggolo memiliki ketinggian sekitar 80 meter dengan kemiringan diperkirakan mencapai 45 derajat. Batu-batuan tempat air terjun mengalir memiliki bentuk unik yang serupa dengan anak tangga.

Di kawasan ini, pengunjung bisa mandi dengan aman di bawah air terjun. Mereka juga bisa menikmati flying fox di antara tanaman kopi jenis arabika milik petani lokal.

Air Terjun Dolo dan Irenggolo berjarak sekitar 25 km dari pusat Kota Kediri. Menuju air terjun ini bisa ditempuh dengan motor maupun mobil melalui Terminal Tamanan ke arah Gunung Wilis.

Jalannya mulus, pemandangan gunung dan hamparan persawahan warga di kanan kiri menemani perjalananmu menuju Air Terjun Dolo dan Irenggolo.

Baca Juga: Razia Gabungan di Lapas Kediri, Petugas Amankan Barang Terlarang

3. Air Terjun Ngleyangan

Satu lagi, ada Air Terjun Ngleyangan yang berada di wilayah Goliman, Desa Parang, Banyakan. Ada kisah Dandang Gendhis mengejar cinta di balik keindahannya.

Untuk menuju Air Terjun Ngleyangan ini memang diperlukan usaha ekstra, lebih dari Air Terjun Dolo atau Irenggolo. Anda harus melalui jalan tanah setapak dengan medan yang sulit.

Sepeda Motor juga tidak bisa sampai menuju lokasi air terjun. Menggunakan mobil, pengunjung akan berjalan lebih jauh.

Namun, lelah perjuangan Anda akan terbayarkan dengan pemandangan Air Terjun Ngleyangan yang luar biasa indah. Perpaduan air terjun dan hutan tropis yang indah, lengkap dengan nuansa natural di sekitarnya.

Air Terjun Ngleyangan berada di lereng Gunung Wilis dengan ketinggian 800 mdpl. Air terjun dengan nama lain Sekartaji ini memiliki ketinggian sekitar 123 meter. Selain udaranya yang sejuk khas pegunungan, destinasi wisata yang satu ini tergolong masih perawan alias alami.

Baca Juga: Khofifah Komitmen Jatim Garda Terdepan Penguatan Industri Gula Nasional

4. Air Terjun Parijotho

Terakhir ada Air Terjun Parijotho Kediri yang tak kalah cantik dari ketiganya. Namun, rute menuju lokasi cukup sulit, berada di tengah hutan Gunung Wilis.

Meski begitu, banyak orang yang tertantang untuk datang. Mereka seolah ingin membuktikan keindahan alam yang tersembunyi itu.

Air terjun Parijotho berada di Desa Pamongan Kecamatan Mojo Kabupaten Kediri, sekitar 30 kilometer dari arah barat Kediri.

Air terjun ini baru ditemukan warga Desa Pamongan pada tahun 2010. Banyak orang yang menyetujui jika air terjun ini memiliki penampilan yang lebih menarik dibandingkan dengan Air Terjun Dolo dan Irenggolo. Sebab air terjun ini memiliki 3 aliran air pada ketinggian yang sama 40 meter.

 

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.