Sabtu, 20 Jun 2026 07:43 WIB

Semburan Air di Sidomulyo Berbahaya? Ini Penjelasan DLH Bojonegoro

Petugas DLH Bojonegoro saat meninjau lokasi. (Foto: Misbahul Munir/jatimnow.com)
Petugas DLH Bojonegoro saat meninjau lokasi. (Foto: Misbahul Munir/jatimnow.com)

jatimnow.com - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bojonegoro masih menunggu hasil pengujian laboratorium terhadap air bercampur lumpur yang menyembur di Dusun Sanggar, Desa Sidomulyo, Kecamatan Kedungadem, Kabupaten Bojonegoro. Rabu (27/12/2023). 

Sebelumnya sejumlah petugas dari DLH telah mengambil sampel air semburan, yang selanjutnya akan dibawa atau diuji di laboratorium untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut mengenai unsur kandungan yang ada di dalam air tersebut apakah berbahaya atau tidak. 

Baca Juga: Perkuat Pasokan Gas Nasional, PGN SOR III Kunjungi JTB Bojonegoro

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bojonegoro Dandi Suprayitno menjelaskan pihaknya telah terjun ke lokasi untuk mengambil sampel air dan selanjutnya dilakukan pengujian di laboratorium untuk memastikan apakah air semburan tersebut tidak berbahaya bagi manusia, hewan, tanaman maupun lingkungan sekitar. 

“Kemarin tim sudah ke lokasi. Hasilnya sudah tidak didapati bau seperti belerang, namun kami mengambil sampel air untuk dibawa ke lab sementara, kalau dikonsumsi saya belum bisa pastikan, nunggu hasil lab,” kata Dandi.

Sebelum terjadi semburan, lanjut Dandi, sumur bor tersebut sebetulnya masih mengeluarkan air, namun dalam skala kecil. Oleh warga setempat air yang keluar itu digunakan untuk menyiram tanaman. 

Baca Juga: Hari ke 4 Lebaran, Jalur Babat–Bojonegoro Macet di Simpul Tugu Wingko

“Hasil sementara dari lapangan, di lokasi semburan itu memang keluar air agak kecil dan hanya dimanfaatkan untuk siram-siram (menyiram tanaman bukan konsumsi),” sambungnya. 

Diberitakan sebelumnya, fenomena semburan air bercampur lumpur keluar dari sebuah sumur bor gegerkan warga di Dusun Sanggar RT 22 RW 07 Desa Sidomulyo Kecamatan Kedungadem Kabupaten Bojonegoro pada selasa (26/12/2023) pagi.


Semburan air bercampur lumpur itu terjadi di pekarangan rumah Samirin (70) warga Dusun Sanggar RT 22 RW 07 Desa Sidomulyo.

Baca Juga: Terungkap, Ini Biang Kerok Kelangkaan Gas LPG 3 Kg di Bojonegoro

fenomena semburan air itu sebelumnya pernah terjadi pada tahun 2021 yang lalu. Kala itu salah satu warga tengah membuat sumur bor untuk memenuhi kebutuhan air rumah tangga. 

Namun, baru setengah pengerjaan pengeboran dengan kedalaman sekira mencapai 60 meter tiba-tiba air keluar dan menyembur dengan derasnya hingga setinggi 15 meter. Kemudian, berdasarkan rekomendasi dari DLH sumur bor tersebut akhirnya ditutup karena air yang keluar tidak layak untuk dikonsumsi. 

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.