Temui Ulama Pasuruan, Wapres Imbau Agar Tidak Terpengaruh Dukung Mendukung Capres
jatimnow.com - Mengunjungi kediaman Habib Abu Bakar Assegaf, Bangil, Kabupaten Pasuruan, Wakil Presiden RI, KH Ma'ruf Amin bersilaturahmi dengan para ulama se-Bangil.
Ia mengajak para alim ulama untuk dapat mejaga situasi kondusif, menjauhi potensi perpecahan antar umat jelang Pilpres 2024.
Baca Juga: Sengketa Lahan TNI AL dan Warga 10 Desa Pasuruan Temui Titik Terang di DPR RI
Wapres menekankan imbauan agar para ulama tak terpengaruh dengan dukung-mendukung pencalonan Presiden dan Wakil Presiden. Terlebih sampai terjadi permusuhan antar ulama.
"Jangan sampai ada permusuhan sesama umat, jangan sampai terbelah. Kalau perbedaan karena ijtihadnya berbeda pasti terjadi. Tapi jangan sampai terjadi permusuhan dan keterbelahan umat," pesannya. Demikian seperti dilansir melalui pemberitaan Pemkab Pasuruan, Sabtu (23/12/2024) kemarin.
Dalam pertemuan tersebut, Wapres membahas berbagai isu, salah satunya Pemilihan Umum (Pemilu) 2024, karena saat ini sudah memasuki masa kampanye pemilihan calon presiden (capres).
Baca Juga: Simak Rekayasa Lalu Lintas Dampak Pembangunan Jembatan Bokwedi Pasuruan
Soal Pilpres, Wapres mengimbau untuk memilih sesuai dengan nurani. Kalaupun terjadi perbedaan pilihan, ia mengingatkan, jangan sampai terjadi permusuhan.
"Saya tidak pernah mendorong untuk memilih (capres) ini. Mintalah fatwa pada hatimu. Oleh karena itu, bisa jadi berbeda-beda, bisa jadi sama," ujarnya.
Baca Juga: Foto: Presiden Prabowo Lepas Jenazah Try Sutrisno ke Peristirahatan Terakhir
Sementara itu, dalam, silaturrahmi yang berlangsung selama satu jam itu, ada banyak ulama lokal yang hadir. Di antaranya Habib Abu Bakar Assegaf, K.H. Sobri Sutroyono, K.H. Zainuddin Siroj, K.H. Zainul Mustain, K.H. Huda Cholil, K.H. Fahrur Rozi, K.H. Abdur Rachman, K.H. Syamsul Arifin, K.H. Sholeh Hayat, dan Gus Wildan.
Sementara Wapres didampingi Sekretaris Daerah Pemprov Jatim Adhy Karyono, Deputi Bidang Administrasi Sapto Harjono W.S., Staf Khusus Wapres Masduki Baidlowi, Masykuri Abdillah, dan Robikin Emhas.
Editor : Endang Pergiwati