Minggu, 07 Jun 2026 05:07 WIB

Jenazah Nelayan yang Hilang di Tulungagung, Kini Ditemukan

Petugas mengevakuasi jenazah korban. (Foto: Dok Polres Tulungagung for jatimnow.com)
Petugas mengevakuasi jenazah korban. (Foto: Dok Polres Tulungagung for jatimnow.com)

jatimnow.com - Setelah melakukan pencarian selama 4 hari, Tim SAR gabungan menemukan jenazah Suhaimi (60), warga Desa Pasinan, Kecamatan Lekok, Kabupaten Pasuruan. Korban adalah nelayan yang dilaporkan hilang pada Rabu (20/12/2023).

Diketahui, kapal yang ditumpanginya terbalik setelah dihantam ombak tinggi. Dengan ditemukannya jenazah Suhaimi, jumlah korban meninggal dalam peristiwa ini sebanyak dua orang.

Baca Juga: Plt Bupati Tulungagung Ajak Masyarakat Lakukan Pemilahan Sampah Dari Sumber

Kasi Humas Polres Tulungagung, Iptu Mujiatno mengatakan, jenazah korban ditemukan oleh nelayan di kawasan pantai Nglarap, Desa Keboireng, Kecamatan Besuki, Kabupaten Pasuruan.

Nelayan melihat adanya sosok jenazah di laut dan melaporkannya ke pihak berwajib. Tim SAR gabungan mendatangi lokasi untuk melakukan pengecekan.

"Korban ditemukan di lokasi yang tepatnya berada pada koordinat 8° 17’ 09.0” S 111° 46’ 11.5” E," ujarnya, Sabtu (23/12/2023).

Jenazah lalu dibawa ke darat menggunakan perahu.

Dari hasil identifikasi, dipastikan identitas jenazah tersebut adalah Suhaimi. Polisi dan tim medis yang tiba di lokasi langsung melakukan pemeriksaan terhadap jenazah tersebut.

Baca Juga: Dear Prabowo, Produsen Tahu di Tulungagung Resah Karena Harga Kedelai Naik

Setelah itu jenazah diserahkan ke pihak keluarga untuk dilakukan pemakaman.

"Setelah menjalani pemeriksaan jenazah, lalu diserahkan ke pihak keluarga," tuturnya.

Sementara itu, Kepala Kantor SAR Surabaya, Muhamad Hariyadi mengatakan tim SAR gabungan yang dikoordinir Pos SAR Trenggalek mengerahkan satu SRU (Search and Rescue Unit) air untuk melakukan pencarian korban di perairan Pantai Sidem dengan menggunakan satu set perahu karet bermotor tempel.

Baca Juga: Tulungagung Deklasikan SPMB Tahun Ajaran 2026/2027 Bebas Titipan

Selain itu, satu SRU darat bergerak melakukan penyisiran dan pemantauan di sepanjang pesisir pantai Sidem hingga pantai Midodaren. Penyisiran darat ini menempuh jarak sekitar 1,5 kilometer.

"Dengan ditemukannya korban maka pencarian resmi ditutup," pungkasnya.

Sebelumnya, sebuah kapal nelayan terbalik setelah terhantam ombak di Pantai Neyama pada Rabu (20/12/2023). Perahu yang mengangkut 7 orang nelayan ini kemudian karam. Satu orang dilaporkan meninggal dunia dan satu lainnya hilang. Sedangkan 5 nelayan lain berhasil selamat.

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

Tuai Polemik, Komisi III DPRD Kota Probolinggo Sidak Proyek Swalayan Jalan Cokro

Komisi III telah melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke lokasi untuk memastikan kelengkapan izin proyek di atas lahan seluas 1,3 hektare tersebut.

Update Kepulangan Haji 2026: 7.581 Jemaah Tiba via Debarkasi Surabaya

Update kepulangan haji 2026 Debarkasi Surabaya: 7.581 jemaah dari 20 kloter tiba di Tanah Air. 2 jemaah asal Malang wafat, 3 lainnya dirawat di RS Arab Saudi.

Peringatan Hari Lanjut Usia Nasional di Jember, Lansia Tangguh Indonesia Tumbuh

Pengalaman dan kebijaksanaan yang dimiliki para lansia merupakan fondasi penting dalam pembangunan bangsa.

Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Pakar Ingatkan Ancaman Krisis Energi

Pakar lingkungan soroti krisis energi, penumpukan sampah, hingga bahaya mikropolutan di momen Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026.

Peringati Hari Pers Nasional, PWI Tulungagung Siapkan Literasi Media

Pemerintah Kabupaten Tulungagung menyampaikan apresiasi atas dedikasi insan pers yang selama ini menjadi mitra strategis dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat.

Kerja Sama Sister City Jember-Jinhua Tuai Pujian Akademisi UB

Jember tidak lagi dipandang sekedar daerah rural yang identik dengan komoditas tembakau atau pusat edukasi regional. Namun, telah bertransformasi menjadi magnet investasi baru.