Sabtu, 20 Jun 2026 18:29 WIB

Bawaslu Ponorogo Belum Tertibkan Ratusan APK Langgar Aturan, Kok Bisa?

ketua Bawaslu Ponorogo, Bahrun Mustofa (Foto: Ahmad Fauzani/jatimnow.com)
ketua Bawaslu Ponorogo, Bahrun Mustofa (Foto: Ahmad Fauzani/jatimnow.com)

 

jatimnow.com - Ratusan Alat Peraga Kampanye (APK) di Ponorogo terpantau melanggar aturan. Namun hingga kini Badan Pengawasan Pemilu (Bawaslu) belum melakukan penertiban.

Baca Juga: PKB Ingatkan Kualitas Caleg, Halim: Pemain Cadangan Siap Gantikan Incumbent

Bawaslu Ponorogo telah menyatakan ada 659 APK melanggar.

“Kami sudah mengeluarkan surat imbauan terkait APK yang melakukan pelanggaran,” ujar Ketua Bawaslu Ponorogo, Bahrun Mustofa, Jumat (22/12/2023).

Bahrun mengatakan, surat tersebut berisi imbauan kepada peserta pemilu atau calon legislatif (caleg) agar melakukan penertiban sendiri terhadap APK masing-masing yang melanggar.

Menurutnya, pasca pengeluaran surat imbauan terkait APK tersebut, beberapa caleg sudah melakukan kegiatan menertibkan APK mereka sendiri. Akan tetapi, beberapa caleg belum menertibkan APK.

“Jadi ada yang memang sudah merapikan APK sendiri. Ada yang belum merapikan APK yang melanggar,” kata Bahrun.

Baca Juga: KPU Kota Blitar Gelar Pleno Penetapan Kepala Daerah Secara Online

Terkait yang sudah diberikan himbauan tetapi belum ditertibkan, Bahrun berjanji akan melakukan komunikasi lebih lanjut terhadap caleg.

“Mengundang teman-teman caleg, bersilaturahmi, sekaligus membahas bagaimana penertiban yang baik,” beber Bahrun.

Dia juga menampik tidak segera mengambil tindakan dalam hal membersihkan APK yang melanggar. Alasannya, ada caleg yang sudah melakukan penertiban secara mandiri.

Baca Juga: Diduga Terjadi Kecurangan, TPS 004 Batu Ampar Sumenep Bakal Gelar PSU

"Dari 659 APK yang melanggar, sekarang sudah jauh berkurang. Jumlah pastinya saya kurang paham berapa yang berkurang, yang pasti sudah jauh berkurang,” tegasnya.

Menurutnya, jika nanti sudah dilakukan imbauan berkali-kali, namun diabaikan, barulah Bawaslu akan bertindak.
“Tentunya tidak sendiri namun juga menggandeng Satpol PP,” pungkasnya.

Sebelumnya, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Ponorogo menemukan 659 APK di Ponorogo melanggar. Rata-rata pelanggarannya memasang di tempat yang tidak semestinya, misal di pagar sekolah, di pagar kelurahan, dan di masjid. Selain itu, juga cara pemasangannya yang tidak semestinya.

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.