Kamis, 18 Jun 2026 13:34 WIB

Keributan di Jalan Raya Kediri-Kertosono, Pesilat Janji Ganti Kerusakan dan Kerugian Warga

Polisi menunjukkan kerusakan kaca warga Grompol, Ngebrak. (Foto : Polsek Gampengrejo/jatimnow.com)
Polisi menunjukkan kerusakan kaca warga Grompol, Ngebrak. (Foto : Polsek Gampengrejo/jatimnow.com)

jatimnow.com - Keributan antara rombongan salah satu perguruan silat dengan warga yang terjadi di jalan raya Kediri-Kertosono, pada Minggu (17/12/2023) berakhir damai dan diselesaikan secara kekeluargaan.

Pihak perguruan silat meminta maaf dan bertanggung jawab atas kerusakan dan kerugian yang dialami wargan Dusun Grompol, Desa Ngebrak, Kecamatan Gampengrejo, Kabupaten Kediri.

Baca Juga: Ponpes Al Falah Kediri Ditetapkan Tuan Rumah Munas Alim Ulama dan Konbes NU

Kejadian saling lempar batu antara anggota perguruan silat dengan warga tersebut menyebabkan warga setempat mengalami kerugian. Seorang di antaranya terluka karena lemparan batu.

Matosin (52) mengalami kerugian material berupa dua kaca nako atau angin-angin depan rumahnya pecah. Kemudian, Ahmad Faisol (40), mobil Toyota Avanza nopol AG 1529 WZ miliknya penyok bagian pilar dan belakang mobil sebelah kiri plat nomor.

Sementara Imam Fatoni (40) mengalami luka bagian kening sebelah kanan.

Kapolsek Gampengrejo AKP Iwan Setyo Budhi mengatakan, pihaknya yang menerima laporan kejadian tersebut langsung menyelesaikan permasalahan itu dengan melakukan mediasi.

Yaitu dengan mempertemukan ketua panitia kegiatan Hari Ulang Tahun (HUT) atau tasyakuran dan ketua ranting salah satu perguruan silat, perangkat desa setempat, Polres Kediri serta Polsek Gampengrejo.

"Kami dari pihak kepolisian memfasilitasi permasalahan ini agar bisa selesai. Alhamdulillah semuanya berjalan dengan lancar," jelasnya, Rabu (20/12/2023).

Baca Juga: Razia Gabungan di Lapas Kediri, Petugas Amankan Barang Terlarang

Dari hasil pertemuan itu, AKP Iwan menyampaikan bahwa ketua ranting dan panitia kegiatan HUT atau tasyakuran salah satu perguruan silat memohon maaf sebesar-besarnya atas kejadian gesekan kepada warga Dusun Grompol, Desa Ngebrak, Kecamatan Gampengrejo, Kabupaten Kediri.

Tak hanya itu, ketua ranting salah satu perguruan silat bertanggung jawab atas kejadian tersebut dan akan mengganti kerugian yang telah ditimbulkan berupa perbaikan rumah maupun barang yang telah rusak. Juga pengobatan warga yang terluka.

"Ketua ranting telah membuat surat pernyataan ditandatangani di atas materai sebagai bukti pertanggungjawaban dan kepercayaan kepada warga. Lalu, segera dilakukan perbaikan dan pengobatan secepatnya," tambahnya.

"Saya berharap agar kejadian tersebut tidak meluas dan tidak terulang kembali ke depannya," tambahnya.

Baca Juga: Khofifah Komitmen Jatim Garda Terdepan Penguatan Industri Gula Nasional

Terakhir, Kapolsek Gampengrejo memberikan apresiasi dan terima kasih kepada pihak salah satu perguruan silat yang memiliki jiwa ksatria karena mereka berani datang bertanggung jawab atas peristiwa yang terjadi pada Minggu (17/12/2023) itu.

"Yang jelas kita bersama-sama menjaga situasi Kamtibmas aman dan kondusif di wilayah hukum Polres Kediri," tandasnya.

 

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.