Rabu, 17 Jun 2026 22:00 WIB

Persela Lamongan Kalah dari Persipa 1-3, Efek Pindah Homebese di Tuban?

Herman Dzumafo, penyerang Persela Lamongan saat bertarung bola atas. (Foto : Persela FC for jatimnow.com)
Herman Dzumafo, penyerang Persela Lamongan saat bertarung bola atas. (Foto : Persela FC for jatimnow.com)

jatimnow.com - Persela Lamongan takluk atas Persipa Pati dengan skor 1-3. Persipa berhasil memutus rekor Persela yang nyaris tak pernah kalah pada putaran ke dua grup 3 liga 2.

Dengan begitu, Persipa menjadi satu-satunya tim yang berhasil menumbangkan Persela. Apakah faktor perfoma? Atau berkurangnya daya juang akibat dipastikan lolos ke babak 12 besar ?.

Baca Juga: Valentina Imelda, Motor Serangan Tim Bola Putra Kancil Mas di Dandim Cup Kediri U12

Atau mungkun alasan lain sebab faktor hombase yang dipindah ke Stadion Bumi Wali Tuban?

Pelatih Persela Lamongan, Djajang Nurdjaman menegaskan bila alasan utama di balik kekalahan Persela yakni gol cepat Persipa. Selain itu, faktor stadion disebut juga banyak memberikan efek terhadap pola permainan.

"Untuk hasil hari ini kami sudah berbuat, namun kembali terjadi kemasukan gol di menit-menit awal sehingga itu semua mengubah konsentrasi pemain dan secar taktik juga berubah," kata Djanur saat konferensi pers seteleh pertandingan, Minggu (17/12/2023).

Baca Juga: BRI Youth Champions League 2026 Cetak Talenta Muda

Setelah itu, tambah Djanur, saat Persela ingin mengejar ketertinggalan terjadi gol yang kurang respek dari kubu lawan yang tetap melanjutkan permainan meski ada pemain yang terkapar. 

"Fairplay lah harusnya. Saya pikir itu kurang baik," katannya.

Baca Juga: Bima Sakti: Kemenangan atas Persiba Jadi Titik Balik Mental Persela Lamongan

Meski demikian, Djanur mengaku sudah membuat catatan dan bakal melakukan evaluasi khususnya untuk persiapan menjelang laga. Ia juga berharap agar anak-anak asuhnya tak mengulangi kesalahan saat babak 12 besar.

"Tapi apapun itu kami kalah hari ini, harus berbenah setelah ini untuk menatap laga di 12 besar nanti dan mudah-mudahan pada 12 besar nanti semua fit karena hari ini banyak pemain yang berhalangan tampil," bebernnya.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.