Minggu, 14 Jun 2026 22:03 WIB

Diarak Keliling Surabaya, Ini Reaksi Pesilat Peraih Emas Asian Games

  • Penulis :
  • | Selasa, 04 Sep 2018 14:38 WIB
Arak-arakan pesilat peraih medali emas Asian Games 2018 di Surabaya
Arak-arakan pesilat peraih medali emas Asian Games 2018 di Surabaya

jatimnow.com - Ratusan mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Urip Sumoharjo (STIEUS) Surabaya mengiringi pesilat Sarah Tria Monita peraih medali emas Asian Games 2018 saat diarak keliling Kota Surabaya, Selasa (4/9/2018).

Dengan menaiki motor dan mengenakan almamater berwana biru, ratusan teman-teman kampus Sarah, mengiringi laju mobil beratap terbuka, yang mengangkut Sarah mengelilingi kota Surabaya.

Sarah diarak dari kampus STIEUS di Jalan Urip Sumoharjo menuju kampus B yang ada di Medokan Semampir Surabaya melewati Jalan Darmo, Polisi Istimewa, Dinoyo, Ngagel dan Panjang Jiwo.

Puspita Dwi Cahya Ningrum, salah satu mahasiswa yang mengikuti arak-arakan Sarah mengaku sangat bangga dengan prestasi yang telah diraih Sarah, menurutnya sebagai salah satu mahasiswa asal kampusnya sarah patut  dijadikan icon kebanggaan kampus.

"Turut bangga atas prestasinya, karena selain mampu mengangkat harkat martabat negara, secara tidak langsung Sarah juga membawa nama kampus kami lebih bersinar," tuturnya.

Sementara itu, Sarah mengatakan sangat bangga dapat mempersembahkan emas untuk Indonesia setelah mengalahkan pesilat Laos, Nong Oy Vongphakdy di Padepokan Silat Taman Mini Indonesia Indah, Jakarta dengan skor 5-0.

"Sangat luar biasa, bangga sekali. Ini pertama bagi Sarah dan berharap dapat mengulangi lagi. Saya berharap pencak silat semoga bisa bertanding di Olimpiade Tokyo 2020," kata istri Pesilat Iqbal Candra Pratama itu.

Sarah yang bertanding di kelas C putri atau 55 kilogram-60 kilogram dan mempersembahkan emas ke-19 untuk Indonesia. Dia mengaku lawan terberat selama Asian Games waktu bertading di penyisihan dan semifinal.

"Terberat saat penyisihan, sementara saat di final melawan Pesilat Laos lebih mudah," ujar Sarahml.

Sementara itu, Pembina Yayasan Urip Sumoharjo Ahmad Harianto mengatakan bahwa arak-arakan ini bertujuan untuk mengenalkan kepada masyarakat, bahwa kota Surabaya ini juga gudang atlet salah satunya dalam cabang pencak silat.

"Pengarakan keliling Surabaya ini agar masyarakat bisa ikut melihat pahlawan yang telah meraih emas dan mengharumkan nama bangsa," kata Ahmad.

Reporter: Fahrizal Tito
Editor: Arif Ardianto



Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.