Kamis, 18 Jun 2026 08:49 WIB

Pasar Induk Surabaya Sidotopo Gelar Pasar Murah, Bantu Tekan Inflasi

  • Penulis : Haryo Agus
  • | Rabu, 13 Des 2023 16:22 WIB
Pasar Induk Surabaya Sidotopo menggelar pasar murah. (Foto: Haryo Agus/jatimnow.com)
Pasar Induk Surabaya Sidotopo menggelar pasar murah. (Foto: Haryo Agus/jatimnow.com)

jatimnow.com - Harga bahan pokok menjelang Natal dan Tahun Baru 2024 terus meningkat. Dalam menekan angka inflasi yang terus naik, Pasar Induk Surabaya Sidotopo menggelar pasar murah, Rabu (13/12/2023).

"Ini bertujuan untuk membantu pemerintah dalam menekan angka Inflasi," kata General Manager Pasar Induk Surabaya Sidotopo, Rahayu Trissila kepada jatimnow.com.

Baca Juga: Inflasi Turun Drastis, Gubernur Khofifah Beri Apresiasi Pemkot Probolinggo

Rahayu mengatakan pasar murah ini baru pertama kali digelar, dan akan rutin digelar setiap Rabu. Banyak bahan pokok yang dijual dengan harga di bawah harga eceran tertinggi (HET).

"Ini beras distribusi langsung dari Bulog Surabaya Utara. Karena pertama kali baru disuplai 2000 kilogram," ungkapnya.

Ditambahkan, pasar murah di Pasar Induk Surabaya Sidotopo, diperuntukkan bagi seluruh warga di Surabaya Utara.

Baca Juga: Inflasi Kota Kediri Mei Terkendali, Warga Diimbau Tidak Panic Buying

"Namun karena baru pertama kali, ini baru warga sekitar sini saja, ada sekitar 6-7 kelurahan," ungkapnya.

Pasar Murah di Pasar Induk Surabaya Sidotopo menjual berbagai macam bahan pokok. Seperti beras kemasan lima kilogram harga Rp 53.000, minyak goreng Rp14.000 per liter, bawang putih Rp10.000 per pack, cabai Rp10.000 per pack, gula Rp16.000 per kilo, dan lain sebagainya.

"Untuk beras kita batasi dua karung per KTP agar merata kebagian semua, untuk yang lain bebas pembelian berapapun," ujarnya.

Baca Juga: Pertamina Guyur 211 Ribu Paket Sembako di Jember, Cukup Tebus Rp30 Ribu

Pasar murah ini, sangat membantu warga sekitar dalam mencukupi kebutuhan sehari-hari. Salah satunya, Idrus (28), memborong beras dan bahan pokok lainnya karena harganya di bawah harga pasaran.

"Sangat membantu ya, apalagi sekarang harga beras kan naik, harga-harga pokok yang lain juga naik, jadi sangat membantu warga," ungkap Idrus.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.