Rabu, 22 Jul 2026 09:39 WIB

Isu Perubahan Iklim jadi Perhatian Pemkab Bojonegoro pada Pembahasan RPJPD

Pj Bupati Bojonegoro Adriyanto saat mengawali diskusi Forum Komunikasi Publik (FKP)
Pj Bupati Bojonegoro Adriyanto saat mengawali diskusi Forum Komunikasi Publik (FKP)

jatimnow.com - Perubahan iklim menjadi perhatian Pemkab Bojonegoro dalam diskusi Penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) 2025-2045.

Menurut Pj Bupati Bojonegoro Adriyanto, isu perubahan iklim perlu diperhatikan. Salah satunya, yakni berkaitan dengan carbon trading (perdagangan karbon). Jika ada daerah tertentu yang bisa menjaga lingkungan, akan ada nilai ekonomisnya.

Baca Juga: BPJS Ketenagakerjaan Malang Tebar Semangat Go Green Melalui Employee Volunteering

“Hal itu dapat dijual dan itu yang disebut carbon trading yang akan digadang-gadang bisnis potensial di masa depan,” ungkapnya dalam keterangan tertulis, Jumat (8/12/2023).

Menurutnya, di masa depan isu lingkungan menjadi salah satu faktor yang sangat penting. Tidak hanya berpengaruh pada kehidupan sehari-hari, akan tetapi juga berdampak pada kebijakan secara nasional.

“Pesan saya adalah tuntutan untuk lingkungan yang lebih baik akan semakin besar di masa yang akan datang. Tidak hanya berasal dari negara lain tetapi secara nasional pemerintah pusat juga akan memberikan penekanan kepada isu lingkungan,” pesanya.

Adriyanto menambahkan, bahwa 20 tahun kedepan, wajah Bojonegoro akan ditentukan oleh rancangan RPJPD. Sehingga akan sangat dibutuhkan ide, terobosan, dan pemikiran yang luar biasa.

Baca Juga: Krisis Brantas: Posko Ijo Surati Gubernur, Sentil Pemerintah Pusat

"Tantangan Bojonegoro ke depan, salah satunya adalah menjaga tetap hijau berbasis lingkungan. Dan ini membutuhkan komitmen bersama. Luar biasa itu tidak perlu yang canggih, tetapi di luar pemikiran kita sehari-hari, misalnya mengembangkan sektor pertanian dengan cara yang berbeda,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Bappeda Anwar Muktadlo mengatakan bahwa tujuan diselenggarakanya FKP rancangan awal RPJPD 2025-2045 adalah menjaring aspirasi masyarakat pada tahap awal.

Hal ini untuk menghimpun aspirasi masyarakat terhadap visi misi arah kebijakan dan sasaran pokok pembangunan jangka panjang Kabupaten Bojonegoro 2025-2045.

Baca Juga: APBD Bojonegoro Sisa Rp1,58 Triliun, Serapan Tak Memenuhi Target 80 Persen

“Sebagaimana penyempurnaan rancangan awal rencana pembangunan daerah yang nantinya akan dijabarkan dalam RPJMD perperiode RPJPD,” tuturnya.

Anwar Muktadlo juga mengatakan bahwa tahapan penyusunan RPJPD yang pertama adalah penyusunan substansi, yakni terdiri dari penyusunan rancangan awal, kedua konsultasi publik. Sedang tahapan ketiga penyampaian rancangan awal ke DPRD dalam nota kesepakatan, konsultasi ke Gubernur, penyusunan rancangan dan Musrenbang RPJPD, rancangan penyusunan akhir dan review dari Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP).

“Tahapan proses penetapan terdiri dari pembahasan dengan DPRD, persetujuan bersama, evaluasi raperda RPJPD dan penetapan perda RPJPD sesuai dengan Kemendagri atau maksimal sampai bulan Agustus 2023,” pungkasnya

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.