Selasa, 23 Jun 2026 10:39 WIB

Penilaian Tahap Akhir Sido Resik, Begini Pesan Ketua TP PKK Sidoarjo Ning Sasha

Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Sidoarjo, Hj. Sa'adah Ahmad Muhdlor di Desa Jedongcangrking, Kecamatan Prambon. (Foto-foto: Humas Pemkab Sidoarjo for jatimnow.com)
Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Sidoarjo, Hj. Sa'adah Ahmad Muhdlor di Desa Jedongcangrking, Kecamatan Prambon. (Foto-foto: Humas Pemkab Sidoarjo for jatimnow.com)

jatimnow.com - Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Sidoarjo, Hj. Sa'adah Ahmad Muhdlor meminta kepada 10 nominasi peserta Sido Resik untuk terus menjaga dan merawat kali yang telah tumbuh menjadi desa wisata agar menjadi warisan terbaik untuk generasi berikutnya.

Hal ini ia sampaikan ketika lakukan penilaian tahap akhir dengan dewan juri Sido Resik (Sidoarjo Revitalisasi Fungsi Kali) tahun 2023 di desa ketujuh yaitu Sido Resik Taman Patung Kuda, Desa Jedongcangrking, Kecamatan Prambon pada Kamis (7/12/2023).

Baca Juga: Karyawan BPJS Ketenagakerjaan Sidoarjo Gotong Royong Tanam Pucuk Merah

"Saya tidak mau hanya cukup sampai di sini, namun saya minta 20 tahun lagi, atau 30 tahun lagi desa wisata Sido Resik Taman Patung Kuda ini terus berkelanjutan dan bertambah spot-spot menarik yang akan menjadi magnet desa lain untuk menirunya," ujarnya.

Ning Sasha sapaan akrabnya, juga menambahkan lingkungan yang sehat merupakan warisan paling berharga untuk generasi bangsa.

"Apa yang kita tinggalkan warisan kepada anak cucu itu yang paling berharga adalah hak hidup atas lingkungan yang bersih dan sehat. Ini hanya bisa kita lakukan kalau kita menjaga lingkungan kita bersama-sama disemua tempat," terangnya.

Ning Sasha yang juga penggagas program Sido Resik ini mengapresiasi masyarakat atas semangatnya karena desa wisata yang mulai tumbuh di Kabupaten Sidoarjo.

"Yang menjadi kekuatan Sido Resik bukan tentang programnya, tetapi hebatnya masyarakat yang bergotong royong membangun desa yang menyeluruh," ucapnya.

Baca Juga: Ahli Waris Pekerja Rentan di Sidoarjo Terima Santunan JKM Rp42 Juta

Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Sumber Daya Air (PUBMSDA) Sidoarjo, Dwi Eko Saptono, mengatakan bahwa revitalisasi fungsi kali juga memiliki tujuan untuk menciptakan desa wisata baru di Kota Delta.

"Setelah revitalisasi fungsi kali, akan muncul desa wisata baru yang dimiliki oleh Sidoarjo. Kami akan memberikan pendampingan terkait syarat-syarat dan SOP terkait keamanan," ungkapnya.

Dwi juga menekankan pentingnya peran serta warga dalam menjaga Sido Resik agar terus berkembang, menciptakan lapangan kerja baru, dan meningkatkan ekonomi masyarakat sekitar.

Baca Juga: Wabup Sidoarjo Mimik Idayana Raih Gelar Sarjana, Janji Benahi Birokrasi

"Yang terpenting adalah merawat dan menjaga Sido Resik. Kebersihan sungai dan perkembangan wisata desa akan menciptakan lapangan kerja baru dan meningkatkan ekonomi warga," tutupnya.

ning

 

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

DPW NasDem Jatim Tunjuk Soehadi Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Penunjukan tersebut merupakan bentuk penghargaan dan apresiasi atas dedikasi, loyalitas, serta pengabdian Mulyono selama memimpin dan membesarkan Partai NasDem di Kabupaten Bojonegoro.

Soehadi Moeljono Ditunjuk Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Pengalaman panjang dan kontribusi Mulyono dalam membangun struktur partai di Bojonegoro masih sangat dibutuhkan.

Kenang Almarhum Rektor, UIN KHAS Jember Pakai Pita Hitam di Liga Mahasiswa

Sebuah bingkai foto almarhum Prof. Hepni juga tampak dibawa ke tengah lapangan oleh para pemain UIN KHAS.

Tak Sekadar Hiburan, Musik Miliki Peran Krusial di Berbagai Elemen Kehidupan

Musik memegang peranan krusial yang menyentuh berbagai elemen kehidupan, mulai dari aspek sosial, edukasi, hingga menjadi identitas budaya suatu bangsa.

Adela Kanasya Adies Jaga Soliditas Jaringan Relawan Surabaya

Adela Kanasya Adies menemui 1.000 relawan di Surabaya demi menjaga komunikasi politik pasca-PAW menggantikan politisi senior Adies Kadir.

Ketum PBNU Paparkan Capaian di Munas Konbes, Ini Hasilnya

Gus Yahya paparkan capaian organisasi, mulai dari tata kelola organisasi, kaderisasi terstruktur, transformasi digital, aset dan kemandirian, hingga peran kebangsaan dan global.