Kamis, 18 Jun 2026 02:34 WIB

Tinggal Seorang Diri, Kakek di Bojonegoro Ditemukan Membusuk di Rumahnya

Kondisi rumah Sujito (70) yang ditemukan meninggal membusuk di kamarnya (Misbahul Munir/jatimnow.com)
Kondisi rumah Sujito (70) yang ditemukan meninggal membusuk di kamarnya (Misbahul Munir/jatimnow.com)

jatimnow.com - Sujito (70) seorang kakek yang tinggal di Kelurahan Ledok Wetan Kecamatan Kota Bojonegoro ditemukan meninggal dunia dalam kondisi membusuk di kamar rumahnya pada Selasa (5/12/2023).

Korban pertama kali ditemukan oleh warga setempat yang curiga lantaran korban tidak kelihatan selama sepekan serta mencium aroma busuk seperti bangkai di sekitar tempat tinggalnya. Kemudian saat diperiksa ternyata bau itu bersumber dari korban yang telah meninggal dunia dan membusuk.

Baca Juga: Perkuat Pasokan Gas Nasional, PGN SOR III Kunjungi JTB Bojonegoro

Menurut Ragil, salah satu warga setempat yang menemukan korban pertama kali, mengungkapkan bahwa sebelum ditemukan meninggal dunia, korban sudah tidak pernah terlihat selama seminggu terakhir. Korban diperkirakan sudah meninggal selama 3 sampai 5 hari lalu.

"Biasanya sering jalan-jalan ke sini (rumah), saya yang mengurus, makan di sini. Saya khawatir kok belakangan seminggu ini gak kelihatan, pas saya cek ke rumahnya sudah kecium bau busuk, ternyata sudah meninggal di kamarnya dengan posisi terlentang di atas tempat tidur," ujar Ragil, saat dijumpai di rumahnya.

Mengetahui hal itu, Ragil melaporkan peristiwa itu ke Kelurahan dan Polsek Kota Bojonegoro.

Baca Juga: Mayat Bersimbah Darah Ditemukan di Simokerto Surabaya, Polisi: Kaitan Asmara

"Pak Jito ini tinggal sendirian, anak-anaknya merantau di luar daerah semua. Kalau riwayat sakit dulu katanya pernah sakit stroke," sambungnya.

Di sisi lain, tetangga korban Vilantika mengaku sudah beberapa hari mencium aroma busuk yang menyengat. Namun, ia mengira bau itu berasal dari bangkai tikus yang mati di semak-semak pinggir rumah korban.

Baca Juga: Lupa Jalan Pulang, Kakek di Lamongan ditemukan Meninggal di Hutan

"Orangnya sudah sepuh (tua) jarang keluar, biasanya tinggal di rumahnya itu, kadang ya ikut anaknya di Dander, kalau bau busuknya itu sudah sekitar 3 sampai 5 hari, cuma dikira bangkai tikus, jadi ya tidak sampai dicek di rumahnya (korban)," singkatnya.

Saat ini jenazah korban sudah dievakuasi oleh polisi dan dibawa ke RSUD Bojonegoro untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.