Jumat, 12 Jun 2026 02:30 WIB

Banjir Bandang Terjang Selatan Bojonegoro, 2 Jembatan Putus

Kondisi jembatan penghubung di Desa Butoh Kecamatan Ngasem yang putus usai diterjang banjir bandang. (Foto: Misbahul Munir/jatimnow.com)
Kondisi jembatan penghubung di Desa Butoh Kecamatan Ngasem yang putus usai diterjang banjir bandang. (Foto: Misbahul Munir/jatimnow.com)

jatimnow.com - Hujan deras yang mengguyur di wilayah selatan Kabupaten Bojonegoro pada jum'at (1/12/2023) sore, mengakibatkan banjir bandang di sekitaran kawasan hutan.

Data dari BPBD setempat menyebutkan ada 6 desa di tiga kecamatan yang diterjang derasnya air bercampur lumpur itu. Banjir juga merusak puluhan hektare lahan pertanian warga dan dua jembatan.

Baca Juga: Mahasiswa Thailand Belajar SDGs dan Ekonomi Sirkular di Desa Suci Jember

Adapun daerah yang terdampak banjir bandang yakni 4 desa di Kecamatan Ngasem, meliputi Dusun Ngembul RT. 06, 07, 09 RW.02 Desa Butoh, Dusun Sambirejo RT. 18 RW. 08 Desa Setren, Dusun Ringinanom RT. 13 RW. 03 Desa Trenggulunan . Dusun Sambirejo RT 18 RW 08 Desa Setren.

Kemudian di Kecamatan Dander yakni Dusun Jepar dan Dusun/Desa Dander. Selanjutnya dua desa di Kecamatan Bubulan yakni Desa Cancung dan Desa Bubulan.

Kalaksa BPBD Bojonegoro Ardian Orianto mengungkapkan bahwa hujan dengan intensitas deras yang melanda wilayah Kecamatan Ngasem dan sekitarnya (Bojonegoro Selatan) mengakibatkan Sungai Tidu di Kecamatan Ngasem, Irigasi di Desa Trenggulunan dan Sungai Semek di Desa Dander Kecamatan Dander meluap.

Meluapnya saluran air itu karena tidak mampu menampung debit air kiriman dari kawasan hujan.

Baca Juga: Hari ke 4 Lebaran, Jalur Babat–Bojonegoro Macet di Simpul Tugu Wingko

"Banjir luapan Sungai diperkirakan terjadi sekitar pukul 15.30 WIB," kata Ardian, Sabtu (2/12/2023).

Dampak dari banjir bandang tersebut membuat dua jembatan terputus yakni jembatan penghubung antara Dusun Ngembul dan Dsn Krajan RT. 07 RW. 02 Desa Butoh Kecamatan Ngasem dan Jembatan penghubung antara Dusun Ringinanom RT. 13 RW. 03 Desa Trenggulunan Kecamatan Ngasem.

Selain putusnya jembatan, banjir juga merusak sekitar 20 hektar lahan pertanian warga yang ditanami jagung, menggenangi ratusan rumah, tempat ibadah (masjid) dan bangunan sekolah dasar yakni SDN Trenggulunan 2 Ngasem.

Baca Juga: Terungkap, Ini Biang Kerok Kelangkaan Gas LPG 3 Kg di Bojonegoro

"Kondisi terkini air sudah surut dan warga Masyarakat sudah melaksanakan Pembersihan sisa material. Sementara, untuk jembatan yang terputus saat ini belum bisa dilewati dan sudah diberi tanda larangan melintas, untuk korban nihil," jelasnya.

 

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.