Minggu, 21 Jun 2026 04:44 WIB

Bus Karina Ludes Terbakar di Perempatan Jokotole Pamekasan

Kondisi Bis Karina ludes usai dilahap api. (Foto: Fathor Rahman/jatimnow.com)
Kondisi Bis Karina ludes usai dilahap api. (Foto: Fathor Rahman/jatimnow.com)

jatimnow.com - Bus Karina yang berangkat dari Jakarta hendak menuju ke Sumenep terbakar. Armada tanpa penumpang itu hangus saat melintas di Jalan Jokotole, Pamekasan pada Selasa (28/11/2023) pukul 04.00 pagi tadi.

Kasi Humas Polres Pamekasan, Iptu Sri Sugiarto mengatakan bus tersebut hanya berisi 3 orang awak bus yang terdiri dari sopir, kondektur dan satu sopir cadangan. Saat melintas, bus dalam kondisi kosong tidak membawa penumpang.

Baca Juga: Puskesmas Tiron Kediri Terbakar, Api Muncul dari Area Lemari Es Apotek

Di dalam bus hanya ada 3 orang yakni sopir bernama Henki Narfii (34) warga Bengkong Otista Jalan Fiana 16 Tanjung Buntung, Kecamatan Bengkong, Kota Batam Kepulauan Riau dan kondektur bernama Warsidi (30) asal Kabupaten Sragen. Serta sopir cadangan, Abdul Muthollib (43)asal Kabupaten Tuban.

Ia mengatakan, Bus Karina double decker tersebut semula hendak ke Sumenep. Namun, setibanya di perempatan lampu merah Jalan Jokotole bus berhenti dan mengeluarkan asap di bagian samping kiri.

"Lalu sopir bus mengecek ternyata di tempat keluarnya asap itu terdapat percikan api," tambahnya.

Baca Juga: Rumah di Kediri Terbakar Gegara Obat Nyamuk Saat Pemilik Pergi Mancing

Melihat api tersebut, sopir bersama kondektur berusahan memadamkan api menggunakan alat pemadam api ringan (APAR) yang ada didalam bus. Namun, bukannya padam api semakin membesar.

"Api melahap bodi bus tersebut dan membuat armada tersebut hangus," imbuhnya.

Warga yang melihat hal tersebut lalu menghubungi pihak kepolisian dan juga pemadam kebakaran. Meski tak terdapat korban jiwa, kerugiaan diperkirakan mencapai Rp2 miliar.

Baca Juga: Rumah Warga di Jember Terbakar Jelang Pesta Pernikahan

"Korban jiwa tidak ada namun kerugian ditaksir mencapai Rp2 miliar. Saat ini api sudah padam," pungkasnya.

 

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.