Rabu, 17 Jun 2026 12:45 WIB

Gus Fawait Memaknai Hari Guru: Kunci Indonesia Maju!

  • Penulis :
  • | Sabtu, 25 Nov 2023 12:57 WIB
Muhammad Fawait. (Foto: dok. jatimnow.com)
Muhammad Fawait. (Foto: dok. jatimnow.com)

jatimnow.com - Tanggal 25 November diperingati sebagai Hari Guru. Sosok pahlawan tanpa tanda jasa itu tak hanya pengajar di sekolah-sekolah formil. Namun pengajar di pondok pesantren juga merupakan guru yang turut andil menjadi kunci Indonesia maju.

"Termasuk guru di pesantren. Esksitensi pesantren ini sebelum Indonesia merdeka sudah ada di garda terdepan. Sampai saat ini pesantren selalu terdepan. Terutama di pelosok-pelosok daerah. Mereka juga guru yang perlu diperjuangkan nasibnya," kata Presiden Laskar Sholawat Nusantara (LSN) Muhammad Fawait, Sabtu (25/11/2023).

Baca Juga: Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Lanjut Gus Fawait, kesejahteraan guru harus diperjuangkan agar negara ini bisa menjadi lebih maju. Sebab, sesuai ajaran agama, termasuk Islam, guru memiliki andil besar dalam pembentukan karakter peserta didik, terutama dalam membentuk pribadi anak yang berintegritas, berakhlak mulia, dan berjiwa Pancasila.

"Dalam momentum Hari Guru ini kami tetap berkomitmen Fraksi Gerindra akan terus menyuarakan nasib guru, perbaikan kesejahteraan," tegas Ketua Fraksi Gerindra DPRD Jatim ini.

Baca Juga: Jargas PGN Pasok Energi untuk 15 Ribu Santri Pesantren Dalwa

Gus Fawait merasa miris masih banyak guru yang mendapat honor sangat rendah bahkan tidak layak dibanding perjuangannya mencerdaskan anak bangsa di pelosok-pelosok daerah.

"Hari ini, masih ada guru yang gajinya kisaran Rp200.000 di desa-desa. Tentu itu masih jauh dari harapan kita, masih jauh dari standar hidup yang layak. Maka kalau guru-guru kesejahteraannya masih belum terpenuhi, maka saya pikir agak sedikit kurang fokus memajukan kualitas siswa," ungkap pria yang digadang jadi Bupati Jember ini.

Baca Juga: Bupati Jember Serahkan Puluhan Kendaraan Penunjang Koperasi Merah Putih

Terkait calon pemimpin Indoneisa yang peduli pendidikan, Gus Fawait menambahkan bahwa pasangan calon Prabowo-Gibran punya komitmen jelas untuk menyejahterakan guru.

"Banyak program-program Prabowo-Gibran yang bertujuan untuk mensejahterakan anak bangsa, salah satunya nasib guru di Indonesia. Saya mengambil contoh pemenuhan gizi di sekolah-sekolah ini membuktikan Prabowo-Gibran komitmen untuk mencerdaskan anak bangsa. Program itu tak salah karena di luar negeri di setiap sekolah, siswa mendapat makan. Hal ini membuktikan negara perhatikan asupan gizi anak sekolah di Indonesia," papar alumnus Universtitas Airlangga (Unair) Surabaya ini.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.

Curi Uang Kotak Amal Masjid, Pria di Blitar Diarak Warga

Pihak takmir masjid dan warga jemput pelaku di rumah, kini pelaku sudah diserahkan ke pihak berwajib.