Selasa, 16 Jun 2026 01:40 WIB

BUMDes Bandungrejo Bojonegoro Jadi Rujukan Studi Bangka Barat

Pengelola BUMDes Bandungrejo saat menjelaskan pada peserta studi banding dari Bangka Barat. (Foto: Roy for jatimnow.com)
Pengelola BUMDes Bandungrejo saat menjelaskan pada peserta studi banding dari Bangka Barat. (Foto: Roy for jatimnow.com)

jatimnow.com - BUMDes Bandungrejo Kecamatan Ngasem, Bojonegoro terima kunjungan studi banding BUMDe Bangka Barat, Kabupaten Bangka Barat, Provinsi Bangka Belitung.

Ketua BUMDes Bandungrejo, Santoso mengungkapkan bahwa berdirinya bidang usaha ini tidak hanya berorientasi pada persentase keuntungan saja. Usaha ini dikembangkan untuk memberdayakan dan memberikan manfaat kepada masyarakat.

Baca Juga: Perkuat Pasokan Gas Nasional, PGN SOR III Kunjungi JTB Bojonegoro

"Tujuan utamanya adalah kebermanfaatan secara sosial, sehingga dapat berdampak kepada aktivitas ekonomi masyarakat Desa Bandungrejo," ujar Santoso, Kamis (23/11/2023).

Dalam kegiatan ini para peserta diajak langsung berkeliling melihat proses budidaya ayam petelur BUMDes Makmur Rejo dan budidaya ayam petelur Karang Taruna Lima Bersaudara Desa Bandungrejo.

Ada 7.150 ekor ayam petelur yang berhasil di budidayakan dan dikembangkan oleh BUMDes Desa Bandungrejo. Dari usaha itu sekaligus memberdayakan tenaga kerja lokal sehingga mampu meningkatkan perekonomian masyarakat setempat.

Sementara itu, Perwakilan Dinas Sosial dan Pengembangan Masyarakat Desa Kabupaten Bangka Barat Winda Destaria mengungkapkan bahwa, kegiatan studi ini tidak hanya sebatas berkunjung saja.

Baca Juga: Hari ke 4 Lebaran, Jalur Babat–Bojonegoro Macet di Simpul Tugu Wingko

Ia berharap dari kunjungan ini menjadi inspirasi sekaligus pemantik bagi pengembangan BUMdes di daerahnya.

"Studi ini akan menjadi stimulan kepada pengelola BUM Desa Kabupaten Bangka Barat untuk lebih berkembang dan terkelola dengan baik sehingga kegiatan studi ini dapat menjadi kolaborasi yang berkelanjutan," ungkap Winda.

Senada, Ketua IDFoS Indonesia, Joko Hadi Purnomo menyampaikan bahwa berjalannya usaha BUMDes Makmur Rejo ini tidak lepas dari peran serta berbagai pihak, dukungan dari desa dengan penyertaan modal awal sangat penting yang menegaskan bahwa badan usaha ini adalah usaha milik desa.

Baca Juga: Terungkap, Ini Biang Kerok Kelangkaan Gas LPG 3 Kg di Bojonegoro

"Sebagai BUMDes yang didampingi IDFoS Indonesia, tentu berjalanya BUMDes ini tidak lepas dari pasang surut terhadap proses usaha yang dijalankan, akan tetapi progres tata kelola harus menjadi acuan untuk terus dievaluasi, sehingga dapat bermanfaat terhadap akses ekonomi masyarakat," kata Joko.

 

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.