Selasa, 09 Jun 2026 02:42 WIB

Banjir Tahunan Mengancam, Lamongan Siap?

Pelajar menerjang banjir tahunan di Lamongan pada 2022 silam. (Foto : Adyad Ammy Iffansah/jatimnow.com)
Pelajar menerjang banjir tahunan di Lamongan pada 2022 silam. (Foto : Adyad Ammy Iffansah/jatimnow.com)

jatimnow.com - Tahun pertama penerapan kolam retensi di Kabupetan Lamongan digadang-gadang bakal menjadi kunci antisipasi dan pengurangan dampak banjir tahunan.

Kepada Dinas Pekerjaan Umum Sumber Daya Air (DPU-SDA), Gunadi melalui Kabid Operasi dan Pemeliharaan Saikhu Rohman menyebut pengendalian dan pencegahan banjir dilakukan menyeluruh untuk kawasan kota dan kawasan langganan banjir.

Baca Juga: Berkali Ganti Bupati, Warga Karang Mluwo Jember Masih Dihantui Banjir

Untuk banjir kota, pihaknya menyebut kolam retensi bakal diterapkan guna merekayasa dan mengurai debit air yang kerap menggenang di kawasan kota Lamongan.

"Setahun terakhir ini kami rutin realisasi Program Gerakan Bersih Saluran Kota (Gempur Saloka), itu juga nanti agar aliran air lancar lewat drainase yang kemudian dibawa ke kolam retensi," ungkapnya, Senin (13/11/2023).

Nah, untuk kawasan daerah langganan banjir yang disebabkan luberan anak Sungai Bengawan Solo atau Bengawan Jero pihaknya juga sudah mengambil langkah antisipatif.

Proyek kolam retensi buatan Pemkab Lamongan. (Foto: Adyad Ammy Iffansah/jatimnow.com)Proyek kolam retensi buatan Pemkab Lamongan. (Foto: Adyad Ammy Iffansah/jatimnow.com)

Baca Juga: Venue Kejurprov X Biliar Jatim di Lamongan Dipindah, Ini Alasannya

"Untuk yang di luar kota, rutin dilakukan normalisasi di Babat, Deket dan wilayah Sungai Bengawan Jero. Kita baru bisa fokus untuk melakukan normalisasi utamanya pada wilayah vital terjadi banjir. Selain itu juga pemerliharaan pompa air dan pintu-pintu air," ujarnya.

Dijabarkan Saikhu, pihaknya juga menyiagakan alat berat pada satu titik tanggul rawan jebol tepatnya di Desa Pomahanjanggan, Kecamatan Turi.

"Kami siagakan di sana. Kalau dana APBD kita melakukan pengerukan dan perbaikan tanggul-tanggul yang kritis seperti di Gedangan, kali plalangan," bebernya.

Baca Juga: Diminati Karena Kualitas, Selada Hidroponik Lapas Lamongan Suplai Dapur MBG

Selain itu, dijabarkanya koordinasi lintas sektoral Pemkab Lamongan antara DPUSDA, Perkim, dan dan kelurahan terus digalakan.

"Dari ketiganya itu harus berkesinambungan, agar air yang ada di penukiman, bisa melalui gorong-gorong perkotaan dan akhirnya ke drainase sungai besar sehingga tidak ada genangan," katanya.

 

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.