Selasa, 16 Jun 2026 11:36 WIB

Bus Pemain Persela Dilempari Batu di Jepara, 2 Suporter Dilarikan ke Rumah Sakit

Kaca depan bus rombongan Persela Lamongan terkena lemparan batu diduga sweeping oknum suporter Persijap Jepara. (Foto : MO Persela jatimnow.com)
Kaca depan bus rombongan Persela Lamongan terkena lemparan batu diduga sweeping oknum suporter Persijap Jepara. (Foto : MO Persela jatimnow.com)

jatimnow.com - Bus rombongan pemain dan official Persela Lamongan menjadi korban pelemparan batu usai laga pertandingan Persijap Vs Persela di Stadion Gelora Bumi Kartini, Jepara, Jawa Tengah. Minggu (5/11/2023) petang.

Tak cukup di situ, 6 suporter Persela Lamongan disebut juga menjadi sasaran amuk dari oknum suporter Persijap Jepara seusai pertandingan berakhir.

Baca Juga: Valentina Imelda, Motor Serangan Tim Bola Putra Kancil Mas di Dandim Cup Kediri U12

Dari insiden tersebut, 2 suporter harus dilarikan ke rumah sakit dan mendapat penanganan medis karena luka di bagian kepala.

"Arek Lamongan, suporter dipukuli. (Mereka) mahasiswa dari Yogja datang kesini. Dibawa ke rumah sakit kerena kepalanya bocor, 4 kabur (selamat) dan 2 tertahan," kata Baim, Media Officer (MO) Persela Lamongan, Minggu (5/11/2023) petang.

Selang beberapa saat, bus rombongan pemain dan official Persela dilempar batu oleh orang tak dikenal sebanyak 2 kali. Beruntung aksi tersebut tidak melukai para penggawa Laskar Joko Tingkir.

Baca Juga: BRI Youth Champions League 2026 Cetak Talenta Muda

"Bus Persela mengalami pelemparan oleh oknum suporter Persijap. Alhamdulillah tidak ada korban jiwa, hanya kaca belakang kanan pecah, pelemparan ke 2 mengenai kaca depan," katanya.

Seusai pertandingan, situasi stadion tempat digelarnya pertandingan berubah tak kondusif hingga berbuntut pada aksi kekerasan pada supproter Persela.

Baca Juga: Bima Sakti: Kemenangan atas Persiba Jadi Titik Balik Mental Persela Lamongan

Belum diketahui apakah aksi tersebut wujud aksi teror dari oknum suproter Persijap atau elemen lainnya.

 

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.