Minggu, 14 Jun 2026 04:07 WIB

Kasus Kematian Siswa PSHT Komisariat UNP Kediri Terungkap, 4 Pelaku Telah Diamankan

Empat pelaku penganiyaan siswa PSHT Komisariat UNP Kediri. (Foto: Yanuar Dedy/jatimnow.com)
Empat pelaku penganiyaan siswa PSHT Komisariat UNP Kediri. (Foto: Yanuar Dedy/jatimnow.com)

jatimnow.com - Polisi akhirnya mengungkap kasus kematian siswa PSHT Komisariat UNP Kediri, Andan Wisnu Pradana (19) yang terjadi awal Oktober lalu.

Kapolres Kediri Kota AKBP Teddy Chandra memastikan, tim gabungan bersama Direktorat Kriminal Umum Polda Jatim telah menangkap empat pelaku penganiayaan yang terjadi di jalan Inspeksi Brantas, Mojoroto, seputaran Jembatan Brawijaya itu.

Baca Juga: Kota Kediri Deklarasikan Aman Suro 2026, 900 Personel Disiagakan

"Alhamdulillah, kurang dari satu bulan ya, tepatnya 1 November Satreskrim Polres Kediri Kota sama-sama dibackup tim Jatanras Ditreskrimum Polda Jawa Timur berhasil menangkap empat terduga pelaku atau tersangka penganiyaan yang menyebabkan orang meninggal dunia," kata AKBP Teddy Chandra, Sabtu (4/11/2023).

Empat pelaku adalah, BYR (18) asal Tamanan, Kota Kediri, SBS (19), MBM (18) dan AA (19) warga Desa Bulu, Kecamatan Semen, Kabupaten Kediri. Semuanya masih berstatus pelajar.

Lebih lanjut, AKBP Teddy Chandra mengatakan, peristiwa itu bermula saat salah satu pelaku kencing di sekitar lokasi kejadian. Pelaku merasa korban yang sedang berada di seberang jalan melihat dan menantangnya.

Kemudian, pelaku menghampiri korban Andan asal Trenggalek tersebut dan langsung memukulnya. Pelaku dengan brutal juga menginjak kepala korban.

"Pelaku ini sedang terpengaruh minuman keras," jelasnya.

Baca Juga: Pengeroyokan Brutal di Surabaya Terekam CCTV, Otak Pelaku Buron

Saat korban tidak sadarkan diri pelaku langsung kabur. Pelaku yang sempat menjalani perawatan di RS Muhammadyah akhirnya meninggal dunia pada Sabtu (7/11/2023) setelah koma selama tiga hari.

Terkait pengungkapan pelaku, Kasatreskrim Iptu Nova Indra Pratama mengatakan, sebelumnya tim telah melakukan pemeriksaan terhadap 40 CCTV di kota maupun Kabupaten Kediri.

Pergerakan keempat pelaku pun terekam di 6 CCTV, masing-masing di depan BRI Cabang Pembantu Banda, Kampus IIK, Bandar Latte, sekitar Hotel Lotus, perempatan jalan Kawi dan depan Maxy.

Baca Juga: Bayi Dibuang di Pinggir Sawah Kediri Diserahkan ke Dinsos, Polisi Buru Ibu Kandung

"Jadi ada satu yang memang sudah kita curigai. Lalu kita cek, kita lakukan pemeriksaan dan kemudian kita berhasil mengungkap itu, dikuatkan dengan bukti-bukti CCTV maupun bukti yang lain. Kemudian amankan pelaku lainnya," bebernya.

Dia memastikan tidak ada kaitan dengan organisasi perguruan lainnya. Penganiayaan ini murni karena pelaku yang terpengaruh minuman beralkohol.

"Ini tidak ada kaitannya dengan organisasi apapun," tandasnya.

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

Mandi Bareng Teman, Pelajar Sragen Tewas Tenggelam di Bengawan Solo Ngawi

Jasad korban berhasil dievakuasi oleh tim SAR gabungan pada radius sekitar 50 meter dari titik awal ia dilaporkan tenggelam di kawasan Desa Mantingan, Kecamatan Mantingan.

Penyegaran Organisasi, Kasat dan Kapolsek Probolinggo Dimutasi

Kapolres mengajak seluruh jajaran Polres Probolinggo untuk terus menjaga profesionalisme dan menjunjung tinggi nilai-nilai Presisi.

Melawan Saat Ditangkap, Dua Pembobol Toko Bangunan Tulungagung Didor

Pelaku diketahui merupakan komplotan pembobolan toko lintas kota dan provinsi.

Cuaca Akhir Pekan Jatim: 4 Daerah Diminta Waspada Hujan Lebat

Peta peringatan dini ini merepresentasikan nilai akumulasi curah hujan harian paling tinggi dalam skala satu kabupaten atau kota.

Gol Larin Selamatkan Kanada dari Kekalahan Saat Melawan Bosnia-Herzegovina

Tuan rumah Kanada harus puas bermain imbang 1-1 di laga pembukan grup B Piala Dunia 2026.

Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

Waspadai potensi turunnya hujan dengan intensitas ringan di beberapa wilayah.