Sabtu, 20 Jun 2026 12:08 WIB

Setelah Pasar Wates Kediri, Mas Dhito Siapkan Pembangunan Sejumlah Pasar Tradisional

Mas Dhito cek revitalisasi Pasar Wates. (Foto: Humas Pemkab Kediri for jatimnow.com)  
Mas Dhito cek revitalisasi Pasar Wates. (Foto: Humas Pemkab Kediri for jatimnow.com)  

jatimnow.com - Pemerintah Kabupaten Kediri bakal melanjutkan pembangunan sejumlah pasar tradisional setelah proyek revitalisasi Pasar Wates Tahap II selesai.

Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana menyampaikan, revitalisasi Pasar Wates tahap II yang dimulai pada 5 Juli menurut timeline, akan selesai pada 16 Desember 2023 mendatang.

Baca Juga: Mas Dhito Pastikan Pengerjaan Atap Stadion Gelora Daha Jayati Selesai Tahun Ini

Pihaknya telah meminta Dinas Perdagangan untuk mematangkan konsep bagaimana nantinya pedagang yang kini menempati Tempat Penampungan Pedagang sementara (TPPS) bisa kembali berjualan di pasar yang telah direvitalisasi.

"Kalau Pasar Wates ini selesai kita siap-siap dengan Pasar Ngadiluwih dilanjut dengan Pasar Kandangan dan Pasar Buah Banyakan," kata bupati yang akrab disapa Mas Dhito ini pada Rabu (1/11/2023).

Menurut Mas Dhito, setiap pasar memiliki ciri khas masing-masing. Sebagaimana dalam perencanaan, revitalisasi Pasar Wates mengusung konsep pasar tradisional yang dipadukan dengan wisata.

Pasar Wates nantinya akan dihiasi dengan ornamen dan relief dengan unsur budaya yang akan menambah nilai estetika bangunan pasar tradisional. Mendukung keamanan, pasar ini akan dilengkapi dengan 21 kamera smart CCTV.

Baca Juga: Mas Dhito Segera Rehab Puskesmas Tiron Kediri yang Terbakar

Mas Dhito pun telah melakukan pengecekan progres pembangunan revitalisasi Pasar Wates Tahap II. Los bangunan pasar yang sedianya pada tahap I masih dua los kini menjadi tiga los untuk memaksimalkan menampung pedagang.

Mas Dhito menekankan, pembangunan pasar tradisional di Kabupaten Kediri sejauh ini masih menjadi prioritas ditengah proses pembangunan sejumlah infrastruktur pendukung bandara.

"Kita lihat kebutuhan masyarakat, kebutuhan masyarakat hari ini ya pasar," terangnya.

Baca Juga: Rakor Forkopimda di Jogja, Mas Dhito Tegaskan Komitmen Jaga Kondusifitas Kediri

Kepala Dinas Perdagangan Kabupaten Kediri Tutik Purwaningsih secara terpisah menyebut para pedagang Pasar Wates yang kini masih menempati TPPS diperkirakan bisa mulai pindah ke pasar yang direvitalisasi pada awal 2024.

Setelah revitalisasi Pasar Wates selesai, sebagaimana rencana yang disampaikan bupati, pihaknya menyiapkan untuk revitalisasi Pasar Ngadiluwih.

"Untuk saat ini kita telah menyelesaikan TPPS Ngadiluwih," ucapnya.

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.