Minggu, 07 Jun 2026 04:05 WIB

Mertua Bunuh Menantu Hamil 7 Bulan di Pasuruan, Apa Pemicunya?

Pelaku saat diamankan polisi. (Foto: Polsek Purwodadi Pasuruan for jatimnow.com)
Pelaku saat diamankan polisi. (Foto: Polsek Purwodadi Pasuruan for jatimnow.com)

jatimnow.com - Khoiri (52) tega membunuh menantunya Fitria Almuniroh (23) yang sedang hamil 7 bulan. Aksi sadis ini terjadi di dalam kamar rumah korban Dusun Blimbing, Desa Parerejo, Kecamatan Purwodadi, Pasuruan, Selasa (31/10/2023) kemarin.

Korban Fitri ditemukan bersimbah darah di kasur oleh suaminya, Sueb (31) saat tiba di rumah usai bekerja.

Baca Juga: Sengketa Lahan TNI AL dan Warga 10 Desa Pasuruan Temui Titik Terang di DPR RI

Korban sempat dilarikan ke Puskemas, namun sayang nyawa dan jabang bayi dalam kandungan tak tertolong saat di perjalanan.

Berdasarkan keterangan yang didapat, aksi biadab itu dilakukan pria paruh baya itu sekitar pukul 16.00 WIB. Pelaku sempat melarikan diri. Warga sempat tak berani menangkap pelaku karena masih membawa pisau.

Namun pelaku berhasil diamankan warga dan ditangkap oleh polisi setelah petugas gabungan mendobrak pintu kamar tempat pelaku sembunyi. Kini pelaku sudah diamankan di Polsek Purwodadi.

Muncul dugaan pelaku berniat melakukan perbuatan asusila kepada korban. Hal ini berdasarkan bukti kondisi pakaian daster yang dikenakan korban tersibak saat ditemukan.

Juga dikaitkan dengan status pelaku sebagai duda akibat istrinya meninggal beberapa tahun lalu.

“Kami masih dalami motifnya. Ini anggota dan teman-teman dari Polres juga sudah turun untuk mendalami pembunuhan mertua dan menantunya ini,” ungkap Kapolsek Purwodadi AKP Pujianto.

Baca Juga: Simak Rekayasa Lalu Lintas Dampak Pembangunan Jembatan Bokwedi Pasuruan

AKP Pujiyanto melanjutkan, bila dari keterangan pelaku, tindakannya dipicu karena rasa lapar.

"Alasan pelaku karena lapar. Tetapi pengakuan anaknya, terduga pelaku ini tiap malam suka marah-marah,” terangnya.

Sementara itu, menurut keterangan Sueb, suami korban, perubahan sikap pelaku menjadi tempramental ini terjadi sudah sejak dua hari lalu.

"Keterangan Sueb, Istrinya itu gati (peduli) kepada terduga pelaku. Selalu dibuatkan makanan, nggak pernah sampai kelaparan," imbuh Kapolsek.

Baca Juga: Dua Kali Diteror Molotov, Warga Pasuruan Ajukan Perlindungan LPSK

Terkait dugaan asusila terkait pelecehan dan pemerkosaan yang dilakukan pelaku, Kapolsek mengaku tengah mendalaminya.

"Kebenarannya masih akan dipastikan dalam pemeriksaan lebih lanjut. Yang terpenting kami amankan dulu. Supaya dia tenang sebelum dilakukan pemeriksaan,” pungkas Pujiyanto.

 

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Tuai Polemik, Komisi III DPRD Kota Probolinggo Sidak Proyek Swalayan Jalan Cokro

Komisi III telah melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke lokasi untuk memastikan kelengkapan izin proyek di atas lahan seluas 1,3 hektare tersebut.

Update Kepulangan Haji 2026: 7.581 Jemaah Tiba via Debarkasi Surabaya

Update kepulangan haji 2026 Debarkasi Surabaya: 7.581 jemaah dari 20 kloter tiba di Tanah Air. 2 jemaah asal Malang wafat, 3 lainnya dirawat di RS Arab Saudi.

Peringatan Hari Lanjut Usia Nasional di Jember, Lansia Tangguh Indonesia Tumbuh

Pengalaman dan kebijaksanaan yang dimiliki para lansia merupakan fondasi penting dalam pembangunan bangsa.

Plt Bupati Tulungagung Ajak Masyarakat Lakukan Pemilahan Sampah Dari Sumber

Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia Tahun 2026, Pemkab Tulungagung gelar deklarasi gerakan pemilahan dan pengolahan sampah dari sumber.

Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Pakar Ingatkan Ancaman Krisis Energi

Pakar lingkungan soroti krisis energi, penumpukan sampah, hingga bahaya mikropolutan di momen Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026.

Peringati Hari Pers Nasional, PWI Tulungagung Siapkan Literasi Media

Pemerintah Kabupaten Tulungagung menyampaikan apresiasi atas dedikasi insan pers yang selama ini menjadi mitra strategis dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat.