Sabtu, 20 Jun 2026 22:30 WIB

Usai jalani 4 Kali Operasi, Bocah Tercebur Kuah Panas di Ponorogo Meninggal Dunia

Ilustrasi bocah korban kuah panas di Ponorogo.
Ilustrasi bocah korban kuah panas di Ponorogo.

jatimnow.com - Nyawa balita tercebur kuah sayur panas asal Ponorogo, Ramadani Pelangi Qurani tak tertolong. Padahal, balita berusia 3,5 tahun ini sudah menjalani operasi hingga 4 kali.

Warga Desa Pulosari, Kecamatan Jambon, Kabupaten Ponorogo, ini meninggal dunia di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Sutomo Surabaya.

Baca Juga: Ribuan Jemaah Hadiri Tabligh Akbar Seabad Gontor

“Saya dapat informasi dari TKSK (Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan) bahwa dik Ramadani meninggal dunia kemarin,” ujar Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A), Supriyadi, Selasa (31/12/2023).

Dia menerangkan bahwa Ramadani mulai dirawat pertengahan September 2023 lalu. Sehingga kurang lebih Ramadani mendapatkan penanganan medis selama 1 bulan. Namun takdir berkata lain, setelah serangkaian pengobatan dilakukan ternyata harus menyerah pada takdir.

“Persentase luka bakarnya cukup tinggi hingga 50 persen. Dan kami dari Dinsos P3A juga sudah mengupayakan yang terbaik,” katanya.

Menurutnya, penanganan juga dilakukan semaksimal mungkin oleh tenaga kesehatan mulai dari RSUD dr Harjono, RSUD Sudono Madiun dan RSUD dr Sutomo Surabaya.

Baca Juga: Muscab X PPP Ponorogo, Empat Nama Mencuat Pimpin Partai

“Di RSUD dr Sutomo sendiri sudah dilakukan operasi. Kalau tidak salah sudah 4 kali operasi oleh tim dokter,” beber mantan Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) ini.

Dia menyebutkan bahwa tindakan operasi ini juga sudah rekomendasi dari dokter yang menangani. Ketika masuk di RSUD dr Sutomo disarankan untuk segera melakukan operasi.

“Kondisi Ramadani sendiri naik turun. Kita sudah melakukan yang terbaik untuk Ramadani,” pungkasnya.

Baca Juga: Jelang Ramadan Harga Bapokting di Ponorogo Terpantau Stabil

Sebelumnya, Ramadani Pelangi Qurani, yang berusia 3,5 tahun, mengalami kecelakaan tragis ketika tercebur ke dalam panci berisi kuah sayur panas. Luka bakarnya mencapai sekitar 50 persen tubuh, terutama bagian bawah tubuhnya

Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) Ponorogo Supriyadi telah menyatakan bahwa biaya rumah sakit untuk Ramadani ditanggung oleh pemerintah, karena keluarganya tidak mampu dan tidak memiliki Kartu Indonesia Sehat (KIS).

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.