Senin, 22 Jun 2026 03:48 WIB

6 Bangunan Rusak dan 4 Pohon Tumbang Akibat Hujan Angin di Ponorogo

Salah satu bangunan yang rusak karena hujan angin di Ponorogo (Foto: BPBD Ponorogo for jatimnow.com)
Salah satu bangunan yang rusak karena hujan angin di Ponorogo (Foto: BPBD Ponorogo for jatimnow.com)

jatimnow.com - Hujan angin di Ponorogo tidak hanya memaksa pembubaran resepsi pernikahan, tetapi juga menyebabkan kerusakan di beberapa wilayah di Kecamatan Babadan, Kabupaten Ponorogo.

“Kejadian kemarin tidak hanya merusak resepsi. Tetapi juga ada laporan masuk terhadap kerusakan bangunan,” ujar Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Ponorogo, Masun, Kamis (26/10/2023).

Baca Juga: Cuaca Akhir Pekan Jatim: 4 Daerah Diminta Waspada Hujan Lebat

Dia menjelaskan bahwa angin kencang ini terjadi sekitar jam 15:00 sore. Beberapa daerah di Kecamatan Babadan terkena dampak, termasuk Jalan Raya Ponorogo-Danyang, dengan 4 pohon tumbang.

“Arus lalu lintas di Jalan Ponorogo-Danyang sempat bikin lalu lintas terhambat,” kata mantan Kepala Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan (Dipertahankan).

Di wilayah yang sama, 2 warung roboh akibat hujan angin. Selain itu, ada laporan kerusakan di Desa Sukosari, di mana genteng-genteng banyak yang bertebangan akibat hujan angin.

“Untuk di Desa Sukosari total ada 4 bangunan. Rinciannya, RT 1 RW 2 menimpa rumah milik Suyanti, RT 2 RW 1 menimpa rumah Ibu Sunarti, Joko Prasetyo dan Suroso,” tegasnya.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

Di Dusun Tlasih, Desa Lembah, Kecamatan Babadan, angin kencang menyebabkan kerusakan pada resepsi pernikahan, termasuk ambruknya terop.

Beberapa pohon tumbang di halaman sekolah SD Lembah.

“Total kerusakan, selain terop resepsi mencakup 6 bangunan (2 warung dan 4 rumah) serta pohon-pohon yang tumbang,” tegasnya.

Baca Juga: BMKG Ungkap Lima Daerah di Jatim Diintai Hujan Petir, Gresik Waspada Ganda

Meskipun kerusakan fisik yang signifikan terjadi, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

Masun juga mencatat bahwa angin kencang yang terjadi sesuai dengan peringatan dini yang dikeluarkan oleh Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) untuk wilayah tersebut pada tanggal 25 Oktober 2023.

Peristiwa ini mengingatkan pentingnya kewaspadaan terhadap cuaca ekstrem dan dampak yang mungkin terjadi. Pihak berwenang, seperti BPBD, akan terus berupaya dalam penanganan darurat dan pemulihan setelah peristiwa cuaca ekstrem seperti ini.

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.