Kamis, 18 Jun 2026 06:22 WIB

Rekomendasi Kuliner di Kediri, Pecel Mbak Yah Pasar Pamenang Pare Eksis sejak 1988

Pecel Mbak Yah di Pasar Pamenang Pare. (Foto: Yanuar Dedy/jatimnow.com)
Pecel Mbak Yah di Pasar Pamenang Pare. (Foto: Yanuar Dedy/jatimnow.com)

jatimnow.com - Pecel Mbak Yah Pasar Pamenang, kuliner yang legendaris banget. Tetap ramai di tengah gempuran fast food yang mulai marak di Pare.

Pecel Mbak Yah ini ada sejak 1988. Pertama buka di toko emas Nur, selatan pintu masuk pasar. Kini bergeser tepat di depan gapura sisi utara.

Baca Juga: Ponpes Al Falah Kediri Ditetapkan Tuan Rumah Munas Alim Ulama dan Konbes NU

“Sudah sejak 88 (1988). Dulu pernah harganya Rp2.000 kalau nggak salah,” kata Mbak Yah, Minggu (22/10/2023)

Kini seporsi pecel Mbak Yah dihargai Rp7.000. Masih tetap murah. Soal rasa jangan diragukan, pecel Mbak Yah ini sudah pasti nikmat banget. Tidak pelit ngasih bumbunya.

Pecel Mbak Yah tidak terlalu pedas. Cocok untuk semua usia. Tambah tumpang bisa. Atau sayur lodeh untuk menambah kenikmatannya kuliner khas Kediri ini.

Pecel Mbak Yah memang punya sayur yang gonta-ganti setiap harinya. Kadang sayur tahu, terong, juga tewel atau nangka muda yang sedap.

Saking enaknya, pecel Mbak Yah ini ludes hanya dalam 3 jam. Buka pukul 17.00 WIB, langsung amblas pukul 20.00 WIB. Jadi memang harus datang lebih awal.

Baca Juga: Razia Gabungan di Lapas Kediri, Petugas Amankan Barang Terlarang

“Tiga jam biasanya sudah habis,” jelas Mbak Yah.

Anda juga bisa nambah aneka lauk. Ada telur puyuh dan sosis-sosisan Rp3.500 serta usus Rp1.500an. Murah bukan?

Mbak Yah punya kolak kacang hijau yang segar. Harganya hanya Rp3.000. Pas untuk bersanding dengan pecel yang nikmat dan menutup santap malam ini.

Baca Juga: Khofifah Komitmen Jatim Garda Terdepan Penguatan Industri Gula Nasional

Selain pelanggan baru, mereka yang datang menurut Mbak Yah juga itu-itu saja. Mereka yang kadung cocok dengan kuliner berbahan dasar kacang ini.

Salah satunya Siti warga Pare yang mengaku selalu datang ke Mbak Yah. Bahkan sejak puluhan tahun lalu.

“Sudah langganan sejak lama. Dulu anak-anak masih kecil. Sekarang sudah gede tetap kalau pulang ke Pare mintanya Mbak Yah,” kata Siti, pelanggan setia.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.