Sabtu, 20 Jun 2026 13:29 WIB

Rentan Penyalahgunaan Data Pemilu, Disdukcapil Pemkab Sidoarjo Luncurkan Jebete Sayang

Disdukcapil Sidoarjo melakukan pencatatan administrasi kependudukan (adminduk) kepemilikan akta kematian. (Foto: Humas Pemkab Sidoarjo for jatimnow.com)
Disdukcapil Sidoarjo melakukan pencatatan administrasi kependudukan (adminduk) kepemilikan akta kematian. (Foto: Humas Pemkab Sidoarjo for jatimnow.com)

jatimnow.com - Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Pemkab Sidoarjo meluncurkan inovasi jemput bola terpadu Sidoarjo yang gemilang (Jebete Sayang). Disdukcapil melakukan pencatatan administrasi kependudukan (adminduk) kepemilikan akta kematian.

Kepala Disdukcapil Kabupaten Sidoarjo Reddy Kusuma MA menyampaikan bahwa tahun politik menjadi sangat rentan penyalahgunaan data. Khususnya untuk warga yang telah meninggal, sehingga penting dalam mengejar catatan adminduk kematian di semua desa yang ada di 18 kecamatan di Kabupaten Sidoarjo.

Baca Juga: BPJS Ketenagakerjaan Pastikan Buruh Konstruksi Sidoarjo Bebas Risiko Kerja

"Tujuan dari Jebete Sayang ini adalah untuk memastikan semua masyarakat Sidoarjo agar mempunyai dokumen adminduk mulai kelahiran hingga kematian, namun tahun politik ini yang menjadi fokus kami adalah adminduk kematian," ucapnya, Senin (16/10/2023).

Reddy menambahkan, dalam pencatatan sipil yang perlu menjadi perhatian lebih adalah peningkatan cakupan kepemilikan akta kematian. Sehingga tidak ditemukan lagi penduduk yang sudah meninggal tetapi namanya masih ada dalam data pemilih.

"Sasaran kami adalah masyarakat yang meninggal tapi belum terlaporkan, nah jika tidak dilaporkan maka namanya masih ada di database pusat, sehingga saat Pemilu, Pilkada, Pilkades nama ini muncul karena belum terhapus secara nasional," jelasnya.

Baca Juga: Mobil Operasional DLHK Sidoarjo Dikabarkan Dipakai Mudik, Emang Boleh?

Ia berharap dengan adanya program Jebete Sayang ini, adminduk di Kabupaten Sidoarjo akan semakin tertib dan akurat.

"Inovasi Jebete ini juga sebagai upaya meningkatkan kesadaran masyarakat untuk tertib adminduk," tutupnya.

Baca Juga: Sidoarjo Raih Universal Coverage Jamsostek 2025, Semua Pekerja Kini Punya Payung

Sekadar informasi, program Jebete Sayang merupakan inisiatif Disdukcapil Sidoarjo untuk memudahkan warga dalam mengurus adminduk selain pengajuan secara online via plavon Disdukcapil.

Melalui program ini, Disdukcapil memberikan pelayanan terpadu yang lebih efisien, yaitu paket akta kelahiran (akta kelahiran, KK dan KIA), paket akta kematian (akta kelahiran, KK dan KTP perubahan status), paket pindah masuk/keluar (KK, KTP perubahan status dan KIA), layanan KIA, layanan kartu keluarga (KK), aktivasi identitas kependudukan digital (IKD), serta konsultasi Informasi Adminduk.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.