Rabu, 17 Jun 2026 05:18 WIB

Mas Dhito Jajal Game Bela Bangsa Bikinan Dekan Uniska Kediri, Ini Sarannya

Mas Dhito saat bertemu Dekan Uniska menjajal game pembelajaran bela negara. (Foto: Humas Pemkab Kediri/jatimnow.com)
Mas Dhito saat bertemu Dekan Uniska menjajal game pembelajaran bela negara. (Foto: Humas Pemkab Kediri/jatimnow.com)

jatimnow.com - Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana mengapresiasi Riska Nurtantyo Sarbini, Dekan Fakultas Teknik Universitas Islam Kadiri (Uniska) atas upaya yang dilakukan dalam mengembangkan pembelajaran bela negara melalui teknologi game digital.

“Kalau ada game yang bisa membangkitkan ideologi bangsa, bela negara saya kira itu sangat baik,” kata Mas Dhito, Sabtu (14/10/2023).

Baca Juga: Kak Cicha Buka Pesta Siaga Pramuka di Taman Wisata Ubalan Kediri

Game pembelajaran bela negara bernama "Anak Negeri" yang dibuat Dekan Fakultas Teknik Uniska ini sudah bisa diunduh di playstore.

Mas Dhito bahkan telah bertemu dengan pembuatnya dan sempat menjajal game tersebut, di Kantor Pemkab Kediri beberapa waktu lalu.

"Sebenarnya ini pembelajaran yang disisipkan dalam metode permainan," ungkapnya.

Mas Dhito menyarankan game itu dapat dikembangkan dan terdapat komunikasi dua arah. Kemudian adanya pemberian reward ketika anak dapat menjawab pertanyaan sebagai hadiah atas tantangan yang diselesaikan sebagaimana dalam game lain.

Baca Juga: Mas Dhito Pastikan Pengerjaan Atap Stadion Gelora Daha Jayati Selesai Tahun Ini

Riska Nuryanto Sarbini dalam pertemuan itu mengaku sebelum mengembangkan game mengenai pembelajaran bela negara itu, dia pernah membuat igame mengenai pendidikan lalu lintas, kemudian mengembangkan tentang belajar bahasa Inggris.

Dia melihat saat ini anak-anak lebih banyak mengarah bermain game yang merusak yang dikhawatirkan memberikan dampak negatif.

"Di sini kita mencoba memberikan sudut pandang game itu memberikan pembelajaran bela negara," bebernya.

Baca Juga: Mas Dhito Segera Rehab Puskesmas Tiron Kediri yang Terbakar

Melihat perkembangan digital dewasa ini, hadirnya game pembelajaran bela negara itu diharapkan dapat memberikan pengetahuan bagi anak. Terlebih, saat ini teknologi digital telah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari anak.

Seusai rencana dari pertemuan dengan Bupati Kediri, game yang dibuat Riska Nurtyanto Sarbini akan diujicobakan untuk dikenalkan ke sekolah dasar di Kabupaten Kediri.

"Kami sempat uji coba pada siswa di kota dan responnya luar biasa," ucapnya.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.