Rabu, 17 Jun 2026 19:15 WIB

Korban Tak Melapor, Polisi Dalami Video Sajam di Arena Karapan Sapi Bangkalan

Tangkapan layar kericuhan yang terjadi di Stadion Karapan Sapi R.P Moh Noer pada pekan lalu. (Foto: Fathor Rahman/jatimnow.com).
Tangkapan layar kericuhan yang terjadi di Stadion Karapan Sapi R.P Moh Noer pada pekan lalu. (Foto: Fathor Rahman/jatimnow.com).

jatimnow.com - Kericuhan yang terjadi di Stadion Karapan Sapi R.P Moh Noer pada Minggu (8/10/2023) siang lalu, terus didalami. Keberadaan senjata tajam di arena karapan sapi yang lolos dari pemeriksaan petugas kini terus diselidiki.

Meski aksi bentrok memakan korban, hingga kini belum ada satu korban pun yang melapor ke Polres Bangkalan.

Baca Juga: Polres Bangkalan Tangkap Pelaku Tabrak Lari Pesepeda di Jembatan Suramadu

Hal itu dibenarkan oleh Kasatreskrim Polres Bangkalan, AKP Bangkit Dananjaya. Ia mengatakan, pihaknya sudah mendatangi para korban yang dirawat. Namun, ia mengaku, para korban menyadari kericuhan terjadi akibat kesalahpahaman.

"Sementara ini korban belum ada yang laporan ke kita. Dari keterangan korban saat kita jenguk kemarin itu, mereka menyadari kalau ini hanya salah paham," ujarnya, Kamis (12/10/2023).

Bangkit juga mengatakan, meski para korban tak melapor, pihaknya kini masih melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah video yang memperlihatkan keberadaan senjata tajam di dalam arena stadion. Bahkan, petugas akan meneliti siapa saja yang terekam membawa sajam.

Baca Juga: Motif Pembunuhan Sepasang Kekasih di Rumah Kos Bangkalan Terungkap

"Kami masih melakukan penyelidikan, memetakan, dan memprofiling orang-orang yang terlihat dalam video membawa sajam di dalam stadion itu," imbuhnya.

Diketahui, saat ini kondisi tiga korban kericuhan terus membaik. Satu korban masih dalam perawatan di Surabaya dan satu korban dengan luka ringan masih berada di RSUD Syamrabu Bangkalan.

Baca Juga: Antisipasi 3C dan Balap Liar, Polres Bangkalan Gencarkan Patroli

"Satu korban lagi sudah pulang karena memang hanya luka ringan," pungkasnya.

 

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.