Selasa, 23 Jun 2026 17:14 WIB

Sempat Zero, Tahun Ini Ada Lagi ODGJ di Ponorogo Dipasung, Kadinkes: Ini Target Kita

Kadinkes Ponorogo, Dyah Ayu Puspitaningarti (Ahmad Fauzani/jatimnow.com)
Kadinkes Ponorogo, Dyah Ayu Puspitaningarti (Ahmad Fauzani/jatimnow.com)

jatimnow.com - 7 orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) di Ponorogo kembali dipasung. Pemasungan ini dilakukan oleh keluarganya sendiri. Padahal tahun 2022 lalu, di Kabupaten Ponorogo kasus pasung sudah zero.

“2022 lalu, kita memang sudah zero pasung. Kita lepaskan semua yang terpasung,” ujar Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Ponorogo, Dyah Ayu Puspitaningarti, Rabu (11/10/2023).

Baca Juga: Satu Abad Gontor: Wamenag Puji Peran Pesantren Cetak Generasi Mendunia

Namun, tahun 2023 pertengahan ada 7 orang yang kembali dipasung oleh keluarganya, atau istilahnya repasung.

"Repasung ini dilakukan kembali oleh keluarga mereka. Lantaran ada ketakutan sendiri dari keluarga jika ODGJ dibebaspasungkan,” kata Dyah Ayu.

Dia menjelaskan, sebenarnya ketika mereka kembali ke masyarakat, jangan sampai sendiri. Pun jangan juga diolok-olok (dicemooh).

“Mereka tentu semakin tidak nyaman jika sendiri maupun dicemooh. Sekalipun itu yang mencemooh keluarga sendiri,” kata Dyah.

Baca Juga: Ribuan Jemaah Hadiri Tabligh Akbar Seabad Gontor

Dyah mengaku 7 orang yang dipasung kembali menyebar di berbagai Kecamatan. Di antara di Kecamatan Ngrayun, Sampung dan Jambon.

“Mereka tentu menjadi target untuk dibebaskan lagi. Akhir tahun 2023, 7 orang yang dipasung bakal kembali dibebaskan,” terangnya.

Sebelum dibebaskan, kata dia, mereka akan dilakukan perawatan di Pustu Paringan Kecamatan Jenangan Ponorogo. Di Pustu Paringan akan dilakukan sosialisasi.

Baca Juga: Muscab X PPP Ponorogo, Empat Nama Mencuat Pimpin Partai

“Kami di Dinkes akan selalu melakukan pendampingan. Hingga mereka (ODGJ) siap untuk dilepas,” jelas Dyah.

Dyah sendiri mengatakan, di Ponorogo ada 13 Posyandu kesehatan jiwa. Dia pun berharap akan ada penambahan Posyandu kesehatan jiwa di Kabupaten Ponorogo.

“Harapannya bertambah minimal 31 puskesmas itu ada 1 Posyandu kesehatan jiwa. Untuk mendekatkan akses mereka untuk kumpul mereka bisa menguatkan,” pungkasnya.

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

DPW NasDem Jatim Tunjuk Soehadi Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Penunjukan tersebut merupakan bentuk penghargaan dan apresiasi atas dedikasi, loyalitas, serta pengabdian Mulyono selama memimpin dan membesarkan Partai NasDem di Kabupaten Bojonegoro.

Soehadi Moeljono Ditunjuk Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Pengalaman panjang dan kontribusi Mulyono dalam membangun struktur partai di Bojonegoro masih sangat dibutuhkan.

Kenang Almarhum Rektor, UIN KHAS Jember Pakai Pita Hitam di Liga Mahasiswa

Sebuah bingkai foto almarhum Prof. Hepni juga tampak dibawa ke tengah lapangan oleh para pemain UIN KHAS.

Tak Sekadar Hiburan, Musik Miliki Peran Krusial di Berbagai Elemen Kehidupan

Musik memegang peranan krusial yang menyentuh berbagai elemen kehidupan, mulai dari aspek sosial, edukasi, hingga menjadi identitas budaya suatu bangsa.

Adela Kanasya Adies Jaga Soliditas Jaringan Relawan Surabaya

Adela Kanasya Adies menemui 1.000 relawan di Surabaya demi menjaga komunikasi politik pasca-PAW menggantikan politisi senior Adies Kadir.

Ketum PBNU Paparkan Capaian di Munas Konbes, Ini Hasilnya

Gus Yahya paparkan capaian organisasi, mulai dari tata kelola organisasi, kaderisasi terstruktur, transformasi digital, aset dan kemandirian, hingga peran kebangsaan dan global.